Cerita Hantu Jepang – Krayon merah menjadi salah satu benda yang populer dalam cerita urban legend di Jepang, kisah mitos yang sedih dan juga sulit dipercaya ini menceritakan sebuah pasangan muda yang membeli rumah namun mendapatkan misteri-misteri yang tak dapat dipecahkan hingga saat ini, berawal dari pasang muda yang baru saja menikah dan kembali dari bulan madu mereka.

Mitos Hantu Anak Kecil Pembawa Krayon Merah

image : aminoapps.com

Mereka berencana untuk membeli sebuah rumah, pasang tersebut tentunya sangat bahagia karena mereka akhirnya mendapatkan sebuah rumah dengan harga yang sangat murah. Rumah tersebut sangat ideal, karena penduduk sekitar yang ramah, dekat dengan perkotaan dan letaknya juga tidak jauh dari sebuah pusat perbelanjaan.

Simak Juga : Tonkaraton Sosok Misterius Dibalut Perban Membawa Katana

Suatu hari sang suami berjalan ke ruang tengah dan menemukan sebuah karyon merah tergeletak di lantai, pasang tersebut belum memiliki anak sehingga sang suami merasa bingung sekaligus curiga darimana krayon ini berasal. Tanpa berpikir panjang dan curiga sang suami berspekulasi bila krayon merah ini mungkin bekas pemilik rumah sebelumnya yang tertinggal dan dengan tidak terlalu memikirkannya sang suami membuang krayon tersebut ke tempat sampah.

Keesokan harinya, sang suami yang baru pulang kerumah dari tempat kerjanya kembali menemukan krayon merah di lantai dan letaknya sama persis seperti sebelumnya. Dirinya semakin bingung dan curiga hingga akhirnya memutuskan untuk bertanya kepada sang istri mengenai krayon tersebut.

Sang istri terlihat pucat setelah melihat suaminya membawa krayon merah tersebut, istrinya bercerita kepada sang suami bila setiap hari sejak kepindahan mereka dirinya selalu menemukan krayon merah tersebut ketika sedang membersihkan rumah. Krayon tersebut selalu tergeletak di lokasi yang sama.

Sang suami yang masih kebingungan dengan fenomena ini akhirnya mulai mengetahui sesuatu yang tidak beres dirumahnya ini, lorong ruang masuk yang tidak terlalu panjang ini menyimpan misteri menurut sang suami, akhirnya dia berjalan menuju sudut lorong kemudian mengetuk tembok lorong dan mendengar sebuah suara aneh dari dalam dinding, karena penasaran dirinya mulai melepas kertas yang melapisi dinding meskipun sempat di protes oleh sang istri.

Dibalik kertas dinding tersebut mereka menemukan sepasang pintu geser, ini terlihat seperti ruang rahasia yang memang telah lama dibuat. Namun ketika mereka ingin membuka pintu geser tersebut ternyata terkunci oleh paku, hingga akhirnya sang suami membawa palu dan mulai melepas paku-paku yang mengunci pintu tersebut satu per satu.

Setelah berhasil membuka pintu geser tersebut mereka menemukan sebuah ruangan rahasia yang kecil, melihat kedalam dan mereka menemukan dinding putih yang dipenuhi oleh beberapa tulisan dari coretan krayon merah. Tulisan-tulisan tersebut memiliki kalimat yang sama yaitu “Ibu maafkan aku, biarkan aku keluar..”, sejak kejadian itu dipercaya bila hantu anak kecil pembawa krayon merah telah bebas keluar dari ruangan dan menghantui rumah-rumah sekitar.

%d bloggers like this: