8

Berita Kuliner Jepang – Sebagai seorang vegan, kamu mungkin pernah mendengar atau mengalaminya tetapi gaya hidup Vegetarian Jepang bisa sangat sulit, terutama saat makan di luar. kamu harus melalui upaya mental ekstra untuk membuat keputusan, membaca menu, dan berkomunikasi dengan staf dalam bahasa yang mungkin sulit kamu pahami. kamu mulai mempertanyakan apakah menemukan sesuatu yang baru untuk dimakan benar-benar sepadan dengan perjuangan untuk menemukannya.

Simak Juga : Inilah Perpaduan Makanan Tradisional Jepang Paling Buruk Yang Wajib Kamu Hindarkan !

Bagi kami yang tinggal di Tokyo, kami sedikit lebih beruntung dengan semakin banyaknya pilihan vegan yang tersedia selama beberapa tahun terakhir, terutama dengan Olimpiade yang ditunda yang akan datang lagi tahun depan.

Berikut ini daftar rekomendasi 8 Restoran Vegan Tokyo terbaru pada tahun 2020 yang tersedia terutama saat Olimpiade yang ditunda dan akan diadakan lagi pada tahun depan.

1. Deli & Cafe Blue Globe Tokyo

Blue Globe Tokyo adalah Kafe baru yang dibuka di Omotesando pada bulan September ini, Konsep mereka adalah mengeksplorasi rasa asli dan segar berasal dari sayuran organik dan musiman yang diperoleh dalam radius 120 km.

Ada lima tema masakan mereka yakni Vegan, Beauty, Health, Athlete and Guiltfree. Menu mereka memiliki lebih dari 35 jenis bahan makanan musiman yang berpusat di sekitar kafe, manisan dan boulangerie.

Walaupun tidak semuanya vegan, menu mereka memiliki beragam pilihan vegan yang sangat jelas termasuk kedalam hidangan khas mereka “Seasons”, Kue Salad Nabati.

2. Botanist Cafe’s Limited Time Vegan Autumn Menu

Bagi banyak Vegetarian Tokyo, Botanist Cafe di lantai dua di kedai Botanis Tokyo ini telah menjadi restoran ramah vegan yang terbaik sejak September 2018. Dalam memperingati ulang tahun peluncuran menu vegan meraka. Botanist memperbanyak menu vegan mereka untuk waktu yang terbatas. hingga akhir Oktober dengan suguhan bertema musim gugur yang menyenangkan menggunakan ubi!

3. Deeney’s Tokyo

Deeney’s Tokyo menawarkan cita rasa Skotlandia dari London, Toko pertama kali mereka terletak di pinggir jalan dibuka akhir Juli tahun ini, Karena dampak Virus Corona, pembukaannya ditunda selama empat bulan.

Mereka saat ini mengambil bagian dalam pameran Inggris di Nagoya Takashimaya yang menyebabkan kedai di Tokyo mereka tutup hingga akhir September 2020. dan akan kembali beroperasi pada Oktober pertama dengan pilihan vegan yang lezat seperti “Vegan Lady Toastie” yang hadir dengan haggis vegan, bawang karamel, mayo vegan, roket, dan mustard.

4. Gomaya Kuki’s Rich Sesame Banana Smoothie

Terbuat dari pisang yang melimpah, biji wijen spesial dari Kuki Sangyo, susu kedelai dan minyak wijen, minuman kaya rasa Gomaya Kuki ini sangat memuaskan. Selain itu, bagian toppingnya diberikan kacang tumbuk kaya mineral, seperti kacang mete, pecan, dan almond, dengan sedikit cocoa crunch untuk tekstur yang renyah dan menyenangkan. Item menu mereka yang lain seperti es krim wijen tradisional dapat dinikmati oleh vegetarian.

5. Hal Okada Vegan Sweets Lab

Koki pastry vegan, Haruo Okada telah membuka kedai khusus take-out pertamanya untuk makanan vegan di Hiroo, Menggunakan 100% bahan nabati, chef Okada mengeksplorasi rasa vegan yang manis untuk menyediakan produk yang terus berkembang. Meskipun rilis menu awalnya hanya terdiri dari satu item menu, mahakarya Okada, Strawberry Vegan Shortcake dia berencana untuk merilis produk musiman dan produk baru di masa mendatang.

Kedai ini beroperasi sebagai kedai khusus pesanan di bawah pulang, kamu juga bisa melakukan reservasi dan pembayaran online sebelumnya.

6. Bon Bonheur’s French Legume Assort

Cafe Bonheur di Ginza Mitsukoshi memiliki menu baru dengan deli otentik berbasis Prancis dan berbagai makanan penutup. Pilihan vegan di sini adalah “Legume” yang menggunakan 30 jenis sayuran. Kacang-kacangan adalah bagian dari Ragam Perancis Istimewa, namun keseluruhan ragamnya bukan vegan.

7. 8ablish Sweets

8ablish adalah kedai cemilan manis vegan yang menghindari semua bahan terdiri dari hewani, gula putih olahan, dan bumbu kimia. 80% dari manisan merkea bebas gluten dan tidak menggunakan gandum, barley, rye, atau oat. Mereka memiliki sebuah kafe di Minami-Aoyamai, dan mereka juga baru-baru ini pada bulan Agustus membuka toko makanan baru di dalam Matsuya Ginza, Pastikan untuk mencoba “Pumpkin Pudding”!.

Simak Juga : “Daigaku Imo Frappuccino” Sirup Starbucks Jepang Yang Menggunakan Manisan Ubi Jalar

8. Azabu Tei’s Vegan Menu

Kedai masakan Mi Azabu Tei mulai menawarkan menu vegan baru di awal bulan Juli tahun ini, Kedai ini menawarkan mi udon yang dibuat tanpa menggunakan bumbu kimia, dan sebagai gantinya dengan rumput laut dan jamur shiitake.

Menu vegan mereka terdiri dari hidangan udon panas dan dingin yang dibuat dengan sup dan topping berbasis sayuran. Yang paling direkomendasikan adalah “Vegan Curry Noodles” yang dibuat dengan kari vegan khusus yang ditawarkan di kedai kari Hyakumi Onjiki di

sumber & gambar : savvytokyo.com

 Tulis Artikel

Like it? Share with your friends!

8
Kira Nakayama 秋本健太
Currently working at Artforia.

0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: