A password will be e-mailed to you.
Hachiko Monogatari ハチ公物語 Review
Ceritanya menyentuh hati , kesetiaan seorang anjingSediain tisu yang banyak soalnya jalan ceritanya sangat sedih dan menyayat hati
Jalan cerita terlalu cepat , bagaimana sang anjing tiba-tiba dekat sama profesornya
8.3Overall Score
IMDB8.1
Asian Wiki8.5
Reader Rating 1 Vote
8.2

www.artforia.comReview Film JepangSebuah film yang mengharukan dan dapat membuat kamu menitikan air mata walaupun sebelumnya kami akan memberitahukan alur kisah dan endingnya. Hachiko Monogatari ialah versi original dari Hachiko: A Dog’ Story (2009) yang diperankan oleh Richard Gere. Dan ternyata versi originalnya ini jauh lebih menguras emosi dan perasaan, dikarenakan film original ini di buat mendekati cerita aslinya dan bersetting di Shibuya. Sebuah cerita anjing setia yang melegenda di negeri sakura dan bahkan familiar ke semua penjuru dunia.

Simak Juga : Halfway ハルフウェイ

Ada sebuah keluarga yang mempunyai anjing sedang melahirkan ketika sedang dalam perjalan di kereta api, dan keluarga itu membagikan anak anjingnya, kepada penumpang kereta tersebut. Salah satu anak anjing dikira mati oleh petugas stasiun Shibuya karena tidak bergerak sama sekali di dalam kotak. Kemudian seorang dosen mempunyai nama Shujiro Ueno (Tatsuya Nakadai) menyimpulkan untuk mengadopsi dan merawatnya yang kemudian memberinya nama Hachiko. Awalnya Hachiko diasuh oleh putri satu-satunya Profesor Ueno, Chizuku Ueno (Mako Ishino) namun Chizuku harus meneruskan hidupnya dengan menikah dan pergi bersama suaaminya ke Asakusa dan tidak dapat membawa Hachiko ikut bersamanya. Akhirnya Profesor Ueno menyimpulkan untuk mengasuh Hachiko, ia paling menyayangi Hachiko sampai Hachiko paling dekat dan penurut. Setiap kali berangkat mengajar, Hachiko selalu mengirimkan Profesor Ueno hingga stasiun shibuya, dan pada senja harinya Hachiko akan menantikan di depan pintu masuk stasiun guna menjemput tuannya itu..

Hachiko Monogatari ハチ公物語

Film yang diusung dari cerita nyata ini disutradarai oleh Seijiro Koyama dan diluncurkan pada tahun 1987 silam di Jepang. Pada tahun tersebut, Hachiko Monogatari sukses menjadi film terlaris. Jika dibandingkan dengam versi Hollywoodnya, lebih bagus versi Jepang yang benar-benar diciptakan sama serupa dengan cerita aslinya menurut Artforia. Dengan nuansa jaman dulu lebih paling terasa mencerminkan latar belakang tahun 1923 di mana Hachiko lahir.

Tatsuya Nakadai yang dikenal sebagai aktor legendaris Jepang dapat memerankan sosok Profesor Ueno dengan baik, anjing yang dipakai sebagai pemeran Hachiko pun mampu mengundang simpati yang mendalam untuk penonton. Di awal-awal film emosi penonton sudah terikat dengan Hachiko kecil yang imut dengan tingkah lakunya yang menggemaskan. Penonton seolah diposisikan sebagai Profesor Ueno tatkala hubungan majikan dan fauna peliharaannya tersebut semakin dekat saat Hachiko setia mengirimkan dan menjemput Profesor Ueno di stasiun Shibuya.

Hal yang mengiris hati ialah di sepertiga akhir, di mana Hachiko terlunta-lunta, pemirsa akan diciptakan mengingat bagaimana saat kenangan Hachiko berjalan pulang bersama tuannya.

hachiko monogatari

Movie: Hachi-ko
Romaji: Hachiko monogatari
Japanese: ハチ公物語
Director: Seijiro Koyama
Writer: Kaneto Shindo
Producer: Hisao Nabeshima, Jun’ichi Shindo
Cinematographer: Shinsaku Himeda
Release Date: August 1, 1987
Runtime: 107 min
Language: Japanese
Country: Japan

Simak Juga : Penasaran Aksi Milla Jovovich Dan Tony Jaa Dalam Dunia Monster Hunter?? Ini Dia Informasi Terbarunya

Cast :

Tatsuya Nakadai – Shujiro Ueno
Kaoru Yachigusa – Shizuko Ueno
Mako Ishino – Chizuko Ueno
Toshiro Yanagiba – Moriyama
Toshinori Omi – Ogata
Masumi Harukawa – Okichi
Hisashi Igawa – Maekawa
Saburo Ishikura – Machida
Shigeru Izumiya – Yasui
Hairi Katagiri – Oyoshi, maid
Tokiko Kato – Tamiko
Yoshi Kato – Kondo
Shiro Kishibe – Customer
Norihei Miki – Owner at inn
Hiroyuki Nagato – Kiku-san
Kin Sugai – Owner’s wife at inn
Choei Takahashi – Kanze
Takahiro Tamura – Furukawa
Taiji Tonoyama – Hashimoto
Kumeko Urabe – Tabacco shop owner
Kei Yamamoto – Serizawa
Shingo Yamashiro – Tome-san

%d bloggers like this: