Berita Lifestyle Jepang – Kehidupan masyarakat Jepang memang dipenuhi oleh sebuah tradisi-tradisi dan budaya, tidak hanya kaya akan budaya atau tradisi-tradisi kuno saja namun negara Jepang menjadi salah satu negara yang memiliki perkembangan budaya paling cepat di dunia. Sebagai contohnya kita bisa melihat bagaimana perkembangan dunia pop kultur yang dimiliki oleh negeri sakura ini, selain itu tradisi-tradisi modern juga secara tidak langsung terbentuk di Jepang. Salah satunya disebut Gokon, mungkin terdengar aneh dan belum banyak diketahui oleh masyarakat negara lain, namun sebenarnya tradisi ini juga dilakukan pada beberapa negara namun berbeda nama.

Tradisi Mencari Pacar Secara Kelompok Yang Disebut Gokon

Simak Juga : Kasus Aneh Terjadi Pada Sebuah Pasangan Di Jepang

Di Jepang, Gōkon (合 コ ン) merupakan sebuah kencan buta berkelompok, biasanya dilakukan untuk membentuk sebuah persahabatan antara dua kelompok yang masing-masing terdiri dari pria dan wanita. Umumnya, satu pria dan wanita yang telah saling mengenal mengatur gōkon, Setelah masing-masing setuju untuk membawa tiga atau empat teman yang memenuhi syarat maka mereka langsung mengadakan sebuah pertemuan kelompok yang tentunya terdiri dari kelompok wanita dan pria yang merupakan teman dari kedua pasangan yang merencanakan gokon tersebut, tempatnya biasanya berupa restoran, izakaya, atau dimanapun yang merupakan tempat bersantai dan mengobrol. Biasanya yang melakukan ini adalah para mahasiswa dan para pekerja yang masih lajang.

Tradisi Mencari Pacar Secara Kelompok Yang Disebut GokonIstilah gōkon sebenarnya berasal dari kata “Konpa” (sebuah pesta untuk anggota kelompok, kelas, atau klub) dan kata “Godo” (“bersama”atau “kombinasi”). Secara umum, gokon bukan merupakan sebuah pesta pertemuan satu malam, melainkan untuk berteman dan memungkinkan untuk membentuk hubungan jangka panjang antara seorang pria dan wanita. Biasanya kelompok laki-laki dan perempuan akan saling berhadapan dan bercakap-cakap satu sama lain, terkadang para wanita akan bertukar pendapat kepada teman wanita lainnya terhadap pria-pria yang ditemuinya pada saat gokon. Terkadang selain mengobrol juga sering dilakukan beberapa permainan kecil agar suasana tidak terlalu tegang. Berbisik melalui pesan handphone belakangan ini menjadi populer dikalangan para peserta gokon, hal ini dimaksud agar tidak diketahui oleh pihak lawan jenis ketika mereka meminta pendapat kepada rekannya.

%d bloggers like this: