Seni Budaya Jepang – Seni budaya adalah sebuah unsur indah pada setiap negara dan tentunya hampir seluruh negara di dunia ini memiliki seni budaya masing-masing yang memang berjenis sama tetapi memiliki konsep yang berbeda seperti yang satu ini di negeri Sakura yaitu sebuah Haiku atau bisa dikatakan Puisi orang Jepang dimana karya seni ini telah lama tercipta di Jepang dan semakin populer ketika direvisi oleh seorang penulis Jepang dengan nama Masaoka Shiki pada akhir abad ke-19, Shiki dikenal sebagai penulis haiku, waka, puisi gaya baru (shintaishi), kritik sastra, dan esai. Shiki menggemari bisbol yang waktu itu merupakan olahraga baru di Jepang, dan sejumlah haiku dan tanka ditulisnya tentang bisbol. Setelah 7 tahun menderita tuberkulosa, ia meninggal dalam usia 34 tahun.

Simak Juga : Mengenal Kendama Mainan Klasik Jepang Yang Mendunia

artforia.comartforia.comDalam Haiku Jepang sebuah kireji atau kata potong, biasanya muncul di akhir salah satu dari tiga ungkapan kalimat tersebut. Kireji mengisi peran yang agak mirip dengan caesura dalam puisi barat klasik atau volta dalam soneta. Bergantung pada kata pemotongan mana yang dipilih, dan posisinya di dalam ayat tersebut, secara singkat mungkin dapat memotong aliran pemikiran, yang menunjukkan persamaan antara ungkapan sebelumnya dan berikut, atau mungkin memberikan akhir yang artistik.

Dalam bahasa Inggris, karena kireji tidak memiliki persamaan langsung, penyair terkadang menggunakan tanda, atau jeda tersirat untuk membuat penjajaran yang dimaksudkan agar pembaca dapat merenungkan hubungan antara kedua bagian tersebut. Untuk mempelajari dan memperdalam Haiku memang dibutuhkan seorang pembimbing karena meskipun terlihat cukup mudah dan simpel ternyata banyak beberapa cara yang harus dimengerti untuk menciptakan Haiku, bahkan beberapa murid sekolah Jepang mengaku mereka tidak menyukai Haiku karena sangat merepotkan dalam belajarnya.

artforia.comartforia.com

%d bloggers like this: