Seni Budaya Jepang – Perkenalkan keharmonisan ke dalam ruang hidup kamu dengan sentuhan seni taman yang terinspirasi dari bonsai.

savvytokyo.com

Kokedama, atau “Bola Lumut Jepang”, adalah bentuk seni Jepang kuno yang berasal dari praktik bonsai. Keindahan akar bonsai yang tersingkap, yang lama-kelamaan akan menumpuk lumut, menjadi inspirasi di balik kokedama. Itu bahasa sehari-hari disebut sebagai “bonsai orang miskin” karena itu adalah cara yang lebih sederhana dan lebih terjangkau bagi orang untuk menikmati ketenangan taman Jepang di rumah mereka.

© Photo by iStock: Zummolo
Simak Juga : Sejarah Tradisi Jepang Hanami “Melihat Bunga Sakura Selama Berabad-abad”

Konsep kokedama dimulai sebagai cara orang Jepang untuk tetap terhubung dengan hutan saat tinggal di kota. Kurangnya pot buatan manusia yang mengelilingi tanaman meniru lingkungan alami di mana tanaman tumbuh dan mewujudkan gagasan alam yang mandiri. Dalam budaya Jepang, lumut melambangkan umur panjang, sesuatu yang berkembang dari waktu ke waktu dan selaras dengan lingkungannya.

Bentang alam pedesaan ini adalah cerminan sempurna dari wabi-sabi, yang secara bebas diterjemahkan sebagai menemukan keindahan dalam ketidaksempurnaan alam. Dipahat dengan tangan, bola tanah cacat yang mengelilingi tanaman asimetris kemudian dibungkus dengan selimut alam. Kokedama adalah apresiasi sejati wabi-sabi.

© Photo by iStock: Zummolo

Saat ini, kokedama dipandang sebagai tambahan gaya dan unik untuk rumah, kafe, dan toko. Bentuk seni kuno ini telah diberi sentuhan modern saat orang bereksperimen dengan berbagai cara untuk menampilkan bola lumut mereka, seperti digantung di udara atau di terarium.

Penelitian telah menunjukkan bahwa banyak tanaman dalam ruangan dapat menyerap karbon dioksida, melepaskan oksigen melalui fotosintesis, dan menghilangkan polutan. Karena banyak orang masih bekerja dari jarak jauh dari rumah mereka, menjaga ruang hidup/kerja kita tetap bersih dan segar adalah penting dan peningkatan kadar oksigen di udara meningkatkan konsentrasi dan produktivitas. Kokedama dapat dibuat sebesar atau sekecil yang diinginkan, cocok untuk apartemen kecil di Tokyo!


Saran Tanaman

© Photo by iStock: Zummolo

Memilih tanaman yang tepat untuk kokedamamu memerlukan lebih banyak pertimbangan daripada sekadar untuk tujuan ateistik. Tanaman pilihanmu harus tumbuh dengan lambat, dapat tumbuh subur tanpa sinar matahari langsung dan dapat mentolerir kelembapan. Lihat saran kami di bawah ini :

  • Lili Paris (Spider Plants)
  • Suku Palem-Paleman
  • Peace Lily
  • Lucky Bamboo
  • Rabbit’s Foot Fern (Davallia)
  • Dracaena
  • Anggur Ivy

Apa Saja Yang Kamu Butuhkan

  • Tumbuhan Pilihanmu
  • Gambut
  • Dua Cangkir Tanah Pot
  • Tali Lilin atau Kawat Pancing untuk efek tidak terlihat
  • Gunting
Cara membuat Seni Kokedama Jepang
© Photo by iStock: Zummolo

1. Langkah awal pembuatan kokedama adalah menyiapkan tanah. Tempatkan dua cangkir tanah pot ke dalam wadah dan tambahkan air perlahan sampai kamu dapat membentuk tanah menjadi bola yang kokoh.

© Photo by iStock: LeoPatrizi

2. Keluarkan tanaman pilihanmu dari potnya dan goyangkan tanah di sekitar akar dengan hati-hati, biarkan terekspos sebanyak mungkin.

© Photo by iStock: LeoPatrizi

3. Dengan hati-hati belah bola tanahmu menjadi dua dan letakkan akar tanaman di tengahnya. Gabungkan kedua bagian untuk membuat ulang bola, tambahkan lebih banyak air jika perlu.

© Photo by iStock: Zummolo

4. Selanjutnya, rendam lumut gambutmu dalam air hangat untuk melonggarkannya, biarkan bergerak dengan fleksibel. Letakkan lumut menghadap ke bawah, letakkan bola tanahmu di tengah, dan bungkus lumut di sekitar bola.

© Photo by iStock: Zummolo

5. Gunakan tali untuk mengikat kokedamamu dengan rapi.

Bagaimana sudah sangat jelas bagaimana Cara Membuat Kokedama Jepang ? jika kamu masih bingung bagaimana membuatnya kamu bisa membeli bola lumut Jepang yang indah ini di toko tanaman yang ada di sekitar kota Tokyo.

sumber : savvytokyo.com


 

 Tulis Artikel

Like it? Share with your friends!

Matsuo Taiki 松尾大輝
Kyary pamyu pamyu fans, Hard gamer, Blogger, And Love Art and Fashion especially about Japan. #StayPositive

0 Comments

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.