Berita Lifestyle Jepang – Jepang memang hadir sebagai salah satu negara penghasil video game terbesar di dunia, namun terjadi hal unik di salah satu Prefektur di negeri Sakura ini yang berkaitan dengan dunia game, dikabarkan pada tanggal 10 Januari lalu jika anggota dari komite khusus dari Majelis Prefektur Kagawa mengadakan sebuah rapat, rapat ini membicarakan soal undang-undang baru yang mereka yakini sangat dibutuhkan oleh masyarakat mereka, yaitu pemerintah setempat akan menetapkan jumlah atau batasan waktu untuk para anak-anak dalam bermain video game.

Pemerintah Jepang Ingin Berikan Batasan Waktu Untuk Anak-Anak Bermain Video Game
image : siru-miru.com

Simak Juga : Nama Jepang Untuk Bayi Perempuan Dan Laki-Laki Terpopuler Tahun 2020

Tentu keputusan undang-undang ini sangat unik sekaligus menjadi mimpi buruk bagi para anak-anak yang mungkin sangat gemar bermain video game di Jepang, tetapi menurut mereka dengan membatasi jumlah waktu anak-anak mulai dari menengah atas hingga yang lebih muda dalam bermain video game setiap harinya dapat memberikan efek positif terhadap kehidupan anak itu sendiri, keputusan ini berlaku untuk semua penduduk anak-anak dari usia 17 kebawah di Prefektur tersebut, hingga menginjak 18 tahun mereka terbebas dari undang-undang peraturan ini.

Dalam undang-undang ini anak-anak akan diizinkan bermain game hanya selama satu jam saja sehari pada hari kerja, dan tidak lebih dari 90 menit pada akhir pekan atau hari libur. Komite mengutip perlunya tindakan tegas ini dari pemerintah terhadap video game karena banyaknya kecanduan internet dan semacamnya. Jepang memang memiliki hubungan yang unik untuk video game, di satu sisi mereka sangat menyukai dan membanggakan produk-produk video game, bahkan cukup banyak nama-nama terkenal yang hadir dalam dunia video game Jepang ke dunia luar. Namun di sisi lain, cukup banyak juga orang tua yang mengeluhkan jika aktivitas anak mereka mulai berantakan akibat video game, terutama juga mempengaruhi kualitas belajar sang anak.

Pemerintah Jepang Ingin Berikan Batasan Waktu Untuk Anak-Anak Bermain Video Game
image : gettyimages.com

Selain membatasi berapa banyak waktu yang dapat dihabiskan oleh anak-anak untuk bermain video game setiap harinya, peraturan baru ini juga akan menetapkan batasan kapan saja anak-anak diizinkan untuk bermain video game. Anak-anak sekolah mengenah harus segera meletakan kontroler game mereka pada jam 10 malam, sedangkan anak-anak yang jauh lebih kecil harus telah berhenti bermain pada jam 9 malam. Dalam proposal peraturan baru tersebut tidak menyebutkan apa yang seharusnya dilakukan anak-anak diluar aktivitas bermain game, sehingga peraturan ini memang dikhususkan untuk membatasi video game dalam kehidupan anak-anak di Jepang.

Namun peraturan ini hadir tanpa adanya hukuman yang ditentukan oleh pemerintah, sehingga peraturan ini mungkin hanya akan datang sebagai teguran dan juga membuat para orang tua lebih sadar akan aktivitas anak-anaknya. Bagaimana menurut pembaca Artforia?, apakah hal ini juga dibutuhkan untuk anak-anak di Indonesia?.

Source : NHK News, Otakomu, SoraNews24

 Tulis Artikel

Like it? Share with your friends!

Kira Nakayama 秋本健太
Currently working at Artforia.

0 Comments

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.