Pesona Musim Gugur di Jepang: Jenis-jenis Daun yang Menghiasi Pemandangan


Seni Budaya Jepang – Musim gugur di Jepang lebih dari sekadar perubahan musim—ini adalah peristiwa budaya yang signifikan yang memukau penduduk lokal dan wisatawan. Dikenal secara lokal sebagai “koyo,” fenomena perubahan warna daun telah lama dirayakan melalui seni, puisi, dan festival musim. Mulai dari perubahan awal di Hokkaido hingga pergeseran yang lebih halus di Okinawa, setiap wilayah menawarkan interpretasi keindahan musim gugurnya sendiri. Artikel ini akan memandu Anda melalui berbagai jenis daun yang berkontribusi pada lanskap musim gugur Jepang, menunjukkan bahwa daya tarik musim di negara ini jauh melampaui bunga sakura terkenalnya.

Simak Juga : Festival Wakakusa Yamayaki di Nara, Jepang: Membakar Gunung dalam Tradisi Unik

Secara umum, musim gugur di Jepang cenderung diidentikkan dengan dua jenis utama, yang menjadi subjek paling umum dari “momijigari” atau berburu daun musim gugur; maple merah terang atau ginkgo kuning tua. Secara lebih ringan, ada nuansa cokelat yang lebih halus dari pohon ek atau oak. Mari kita simak berikut ini Pesona Musim Gugur di Jepang: Jenis-jenis Daun yang Menghiasi Pemandangan.

Maple Jepang dan Daun Merah Lainnya

Mengenal Ragam Jenis Dan Keindahan Daun Musim Gugur di Jepang

Maple Jepang, atau Momiji (もみじ), mungkin adalah yang paling ikonik di antara semuanya. Dengan daun yang berubah menjadi warna merah dan oranye yang dalam, varietas ini sering menjadi pusat lanskap musim gugur di Jepang. Favorit bersejarah di taman kuil dan ditemukan terutama di hutan dan daerah pegunungan di seluruh negeri, Momiji telah dirayakan dalam sastra dan seni Jepang selama berabad-abad. Bentuk daunnya yang rumit dan warna-warni membuatnya menjadi subjek utama bagi fotografer dan penggemar alam. Ada beberapa subspesies dengan variasi kecil dalam ukuran dan warna mereka sendiri, seperti Irohamomiji, yang paling umum, sementara Yamamomiji lebih umum di daerah-daerah utara.

Daun merah lainnya yang umum termasuk Japanese rowan, Burning Bush (yang terkenal di Hitachi Seaside Park), Wax Tree, dan Rhododendron.

Ginkgo Biloba dan Daun Kuning Lainnya

Mengenal Ragam Jenis Dan Keindahan Daun Musim Gugur di Jepang 2

Pohon Ginkgo (イチョウ) menampilkan pertunjukan yang unik. Daun berbentuk kipasnya berubah menjadi warna kuning yang memukau, menciptakan kontras yang mencolok dengan langit musim gugur yang sering berwarna abu-abu, serta memberikan variasi warna bersama dengan merah dan oranye cerah dari pohon Maple. Pohon Ginkgo lebih umum dijumpai di lingkungan perkotaan, menghiasi jalan-jalan atau taman, seperti Jingu Gaien Avenue yang terkenal di Tokyo. Meskipun daunnya sangat indah secara visual, perlu diingat: buah yang menyertainya memiliki aroma yang agak tajam. Namun demikian, Ginkgo memiliki tempat istimewa dalam budaya Jepang, melambangkan daya tahan dan umur panjang, terutama di Tokyo, karena daun Ginkgo adalah lambang Pemerintah Metropolitan Tokyo.

Di antara berbagai varietas yang juga berubah menjadi kuning, kita dapat menemukan Japanese Larch, Japanese Zelkova, Poplar, dan Elm. Selain itu, beberapa jenis Maple juga berubah menjadi kuning!

Beech Jepang dan Oaks serta Bunga-Bunga Cokelat Lainnya

Mengenal Ragam Jenis Dan Keindahan Daun Musim Gugur di Jepang 3

Japanese Beech (ブナ) memberikan tampilan yang lebih tenang namun tetap menawan. Daunnya berubah menjadi warna cokelat dan amber yang redup, menciptakan kontras dengan Maple dan Ginkgo yang lebih mencolok. Seringkali diabaikan demi saingan yang lebih berwarna, Beech dan Oak adalah pahlawan tak dikenal dari lanskap musim gugur di Jepang. Tidak ada karya sastra yang memuji keindahan warna cokelat dan perunggu yang sederhana ini, tetapi mereka cukup umum di daerah dataran rendah maupun pegunungan, dan mereka merupakan latar yang sangat penting yang mengikat semuanya bersama dan memungkinkan warna merah dan kuning untuk bersinar.

Honorable Mention: Rumput

Mengenal Ragam Jenis Dan Keindahan Daun Musim Gugur di Jepang 4

Rumput di beberapa lahan basah yang terletak di dataran pegunungan juga menampilkan warna cokelat kecokelatan yang indah selama musim gugur, yang secara umum dikenal sebagai Kusamomiji (草紅葉), yang secara harfiah berarti warna musim gugur rumput. Tempat paling populer untuk menikmati pemandangan ini adalah di Taman Nasional Oze di Prefektur Gunma.

Simak Juga : Omamori Dan Budaya Spiritual Jepang Menyingkap Keajaiban Amulet Tradisional Jepang

Beberapa Sorotan Regional

Daun musim gugur di Jepang tidak memberikan pengalaman serupa di semua tempat. Berbagai wilayah menawarkan pengalaman unik, masing-masing dengan cita rasa lokalnya sendiri. Berikut adalah gambaran tentang apa yang dapat Anda harapkan di beberapa area utama:

Hokkaido: Awal Musim Gugur

Mengenal Ragam Jenis Dan Keindahan Daun Musim Gugur di Jepang 5

Di Hokkaido, musim gugur tiba sedikit lebih awal dari biasanya, biasanya dimulai pada akhir September. Wilayah ini dikenal dengan lanskap luasnya yang menampilkan campuran pohon asli seperti Japanese Rowan dan Sakhalin Fir. Taman Nasional Daisetsuzan adalah tujuan populer, di mana awal suhu yang lebih sejuk memicu perubahan yang cepat, menciptakan perpaduan warna yang memukau yang menjadi pemandangan yang mempesona.

Kansai: Tempat Tradisi Bertemu Foliage

Mengenal Ragam Jenis Dan Keindahan Daun Musim Gugur di Jepang 6

Wilayah Kansai, yang merupakan rumah bagi kota-kota bersejarah seperti Kyoto dan Nara, menawarkan pengalaman musim gugur yang sangat terkait dengan tradisi dan dibantu oleh kondisi cuaca lokal yang sangat membantu untuk mencapai warna yang kuat dan hidup, seperti perbedaan suhu antara malam dan siang hari, yang terutama terasa di Kyoto, yang menjelaskan sebagian mengapa budaya yang berkembang di sekitar kesenangan dalam mengagumi warna-warna musim gugur tumbuh dengan pesat. Pengalaman di sini bukan hanya visual; itu sangat berbudaya, menjadikan Kansai sebagai tempat yang harus dikunjungi bagi mereka yang ingin menggabungkan sejarah dengan keindahan alam.

Kyushu: Musim Gugur dengan Bonus Air Panas

Mengenal Ragam Jenis Dan Keindahan Daun Musim Gugur di Jepang 7

Kyushu, yang dikenal dengan lanskap vulkaniknya dan mata air panas, menawarkan pengalaman musim gugur yang unik. Perpaduan onsen beruap dengan udara musim gugur yang sejuk menciptakan suasana yang surreal. Tempat-tempat populer seperti Pegunungan Kuju (くじゅう連山) menawarkan jalur hiking yang berkelok-kelok melalui berbagai pohon, masing-masing memberikan nuansa tersendiri pada lanskap. Setelah sehari berburu “koyo,” tidak ada yang lebih baik daripada merendam diri dalam air panas dengan pemandangan dedaunan di sekitarnya.

Di setiap wilayah ini, dedaunan musim gugur tidak hanya berfungsi sebagai atraksi musiman; mereka adalah bagian integral dari budaya dan lanskap lokal. Dengan menjelajahi berbagai bagian Jepang, Anda akan mendapatkan pemahaman yang lebih lengkap tentang penawaran musim gugur yang beragam di negara ini.

Beberapa Tips untuk Menikmati Koyo Seperti Penduduk Lokal

Mengalami daun musim gugur di Jepang bukan hanya tentang datang dan mengambil foto. Ada cara untuk merasakan musim “koyo” yang lebih dari sekadar menggunakan lensa kamera Anda.

  1. Waktu, waktu, waktu: Puncak musim gugur berbeda-beda menurut wilayah dan jenis pohon. Secara umum, musim ini dimulai pada akhir September di Hokkaido dan bergerak ke selatan, berakhir pada awal Desember di Okinawa. Pantau perkiraan musim gugur lokal, yang banyak tersedia secara online dan dalam berita lokal.
  2. Hindari kerumunan (jika memungkinkan): Tempat-tempat populer bisa sangat ramai, terutama pada akhir pekan dan hari libur. Jika Anda lebih suka pengalaman yang lebih tenang, kunjungi pada hari kerja atau jelajahi area yang kurang ramai. Pergi pada pagi hari atau sore menjelang juga merupakan pilihan yang baik.
  3. Kenakan lapisan pakaian: Cuaca musim gugur bisa tidak terduga; suhu bisa turun tiba-tiba atau hujan bisa datang tiba-tiba. Bersiaplah, mengenakan lapisan pakaian adalah kunci!
  4. Bawa camilan: Siapa bilang musim semi adalah satu-satunya musim untuk piknik menikmati bunga? Cuaca musim gugur cenderung lebih dingin tetapi masih cukup nyaman setelah panasnya musim panas. Temukan tempat yang nyaman bersama teman atau sendiri, bawa camilan dan termos dengan teh yang enak, dan nikmati kebahagiaan yang mendalam!
Simak Juga : Pachinko: Sejarah, Aturan, dan Budaya di Balik Permainan yang Populer di Jepang

Daun musim gugur di Jepang menawarkan lebih dari sekadar pemandangan visual; mereka adalah pengalaman budaya yang memukau indera. Memahami berbagai jenis daun dan adat lokal akan memperkaya perjalanan musiman ini, menjadikan setiap daun dan setiap momen benar-benar tak terlupakan.


 

 Tulis Artikel

Like it? Share with your friends!

Matsuo Taiki 松尾大輝
Kyary pamyu pamyu fans, Hard gamer, Blogger, And Love Art and Fashion especially about Japan. #StayPositive

0 Comments

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.