A password will be e-mailed to you.

Berita Travel Jepang – Prefektur Saga (佐賀 県, Saga-ken) adalah prefektur kecil yang di pulau Kyushu. Ibu kota prefektur adalah Kota Saga. Meskipun kecil namun Saga memiliki banyak lokasi-lokasi wisata yang dapat ditekunjungi oleh para wisatawan, namun objek wisata yang paling terkenal di prefektur ini adalah pembuatan tembikarnya, terutama tembikar dari kota Arita.

Pada zaman kuno, daerah Prefektur ini terdiri dari area Prefektur Nagasaki dan Prefektur Saga yang disebut Provinsi Hizen. Nama yang digunakan pada saat ini berasal dari era- Restorasi Meiji. Budidaya pertanian padi telah berkembang di sini sejak zaman kuno, dan area-area bersejarah dapat dilihat di reruntuhan Nabatake di Karatsu dan area Yoshinogari di taman Yoshinogari.

Simak Juga : 22 Destinasi Liburan Ke Nagoya Jepang Yang Harus Kalian Kunjungi

Beberapa Lokasi Wisata Populer Yang Ada Di Prefektur Saga

Yoshinogari Park

Wisata Bersejarah Dan Pemandian Air Panas Di Prefektur Saga

image : wikimedia.org

Taman Sejarah Yoshinogari (吉野 ヶ 里 歴 史 公園, Yoshinogari Rekishi Kōen) adalah area arkeologi yang luar biasa di Prefektur Saga. Taman yang luas ini menampilkan pemukiman besar dari Zaman Yayoi (300 SM hingga 300M) yang terlihat banyak rumah-rumah tradisional dengan desain unik dari jaman tersebut, dan lebih dari 2.000 makam kuno. Ini adalah area bersejarah periode Yayoi terbesar dan terpenting di Jepang, sehingga membuat tempat ini adalah salah satu lokasi terbaik untuk belajar tentang era sejarah Jepang.

Pemukiman kuno di Yoshinogari diyakini sebagai desa dengan parit terbesar dan yang pertama pada jaman tersebut dan juga menjadi salah satu metode parit yang pertama kali ditemukan di Jepang. Saat ini area kuno ini telah dilestarikan dengan desa-desa yang direkonstruksi sehingga dapat mengesankan para pengunjung yang datang untuk mengeksplorasi dan belajar tentang kehidupan dan budaya Yayoi.

Dari desa-desa yang direkonstruksi ini, pemukiman Minami Naikaku di pusat taman adalah salah satu objek yang paling penting. Tertutup oleh dinding dan parit pertahanan, di sinilah para pemimpin-pemimpin dalam periode Yayoi memerintah penduduk desanya. Berjalan kaki sebentar ke utara adalah pemukiman kuno penting lainnya yang disebut Kita Naikaku, yang berisi sebuah kuil besar dan tempat tinggal yang digunakan untuk upacara kuno. Lebih jauh ke utara terdapat sebuah museum yang menampilkan koleksi-koleksi dari hutan kuno yang ada di daerah tersebut saat dahulu.

Yutoku Inari Shrine

Wisata Bersejarah Dan Pemandian Air Panas Di Prefektur Saga

image : whentobewhere.com

Kuil Yutoku Inari (祐 徳 稲 荷 神社, Yūtoku Inari Jinja) terletak di Kota Kashima, yang letaknya di sebelah selatan Prefektur Saga. Tempat ini dianggap sebagai salah satu dari tiga kuil utama Jepang yang didedikasikan untuk Inari (salah satu dewa dalam agama Shinto), bersama dengan Kuil Fushimi Inari di Kyoto dan Kuil Toyokawa Inari di Prefektur Aichi. Dewa Inari dikaitkan dengan tanaman padi, kemakmuran dan rubah.

Didirikan pada tahun 1687 oleh istri dari penguasa setempat, Yutoku Inari Shrine dibangun di lereng bukit yang curam. Aula utamanya terletak di balok kayu yang memiliki tinggi 18 meter di atas lantai lembah, tidak seperti Kuil Kiyomizudera yang terkenal di Kyoto. Dari teras aula utama terdapat jalan setapak akan mengarahkan pengunjung ke bukit berhutan yang ada di belakang kuil. Bagian dari jalan ini ditutupi oleh gerbang torii dan dipenuhi oleh deretan kuil-kuil kecil. Setelah sekitar sepuluh menit berjalan, pengunjung akan menemukan aula dari kuil Okunoin kecil dan pemandangan bagus ke arah Kota Kashima dan Laut Ariake di dekatnya.

Arita Dan Imari

Wisata Bersejarah Dan Pemandian Air Panas Di Prefektur Saga

image : ana.co.jp

Arita (有 田) dan Imari (伊万 里) adalah dua kota di Prefektur Saga barat yang dikenal dengan produksi tembikarnya. Mereka adalah tempat pertama di Jepang yang memproduksi porselen, sekitar 400 tahun yang lalu setelah Kaolin (sebuah batu mineral yang digunakan untuk membuat porselen) ditemukan di gunung setempat dan para pengrajin yang berasal dari Korea didatangkan ke kota tersebut.

Saat ini dengan adanya bantuan teknologi modern menjadi perkembangan baik bagi pembuat-pembuat porselen, selain lebih kuat dari tembikar kontemporer, produknya sekarang telah dijual dengan sangat baik di luar Jepang. Kota Arita dan desa pegunungan Okawachiyama yang jauh dari keramaian adalah dua lokasi utama produksi, sementara Imari sebagai kota pelabuhan yang menjadi tempat untuk mengirim produk-produk ini.

Karatsu

Wisata Bersejarah Dan Pemandian Air Panas Di Prefektur Saga

image : wikimedia.org

Karatsu (唐 津) adalah kota pesisir di Prefektur Saga, letaknya sekitar 50 kilometer di sebelah barat Fukuoka. Di masa lalu, Karatsu adalah pemberhentian utama bagi kapal yang melakukan perjalanan ke arah Korea dan China karena ini adalah salah satu kota terdekat Jepang ke Semenanjung Korea.

Saat ini kota ini terkenal dengan objek istananya, selain itu juga ada festival Karatsu Kunchi yang dilakukan setiap tahun pada tanggal 2-4 November dan beberapa produk tembikar lokalnya. Beberapa lokasi wisata lainnya dapat ditemukan di dekat Semenanjung Higashi Matsuura, pemandangan pantai yang indah dan reruntuhan kastil besar yang digunakan Toyotomi Hideyoshi dalam upaya invasi Korea pada akhir 1500-an.

Takeo Onsen

Wisata Bersejarah Dan Pemandian Air Panas Di Prefektur Saga

image : matcha-jp.com

Takeo Onsen (武雄 温泉) adalah kota air panas di Prefektur Saga bagian barat yang dikatakan memiliki sejarah lebih dari 1300 tahun sebagai lokasi onsen. Air di Takeo terasa berbeda dari air-air Onsen lainnya dan juga memberikan kelembutan pada kulit berkat konsentrasi natrium bikarbonat yang tinggi. Onsen disini telah menarik banyak pengunjung selama berabad-abad, termasuk bangsawan feodal.

Hari ini, turis dan penduduk setempat dapat menikmati perairan Takeo Onsen di beberapa pemandian umum yang terletak di sekitar ikon kota Sakura-mon, sebuah gerbang bertingkat dua yang berwarna merah. Pemandian umum utama, Motoyu (400yen), memiliki dua kolam sederhana (yang panas dan yang sangat panas) dibuka untuk setiap jenis kelamin, sementara pemandian Horaiyu (400yen) menyediakan pemandian yang terpisah untuk pria dan wanita, ada juga pemandian Saginoyu dengan harga sedikit lebih mahal (600yen) tetapi memiliki lebih banyak fasilitas, seperti sauna dan pemandian terbuka.

Ureshino Onsen

Wisata Bersejarah Dan Pemandian Air Panas Di Prefektur Saga

image : hsuchia.blogspot.com

Ureshino Onsen (嬉 野 温泉) adalah kota air panas di Prefektur Saga bagian barat daya. Disini sama seperti di Takeo dimana air onsennya jernih dan tinggi natrium bikarbonat serta natrium klorida sehingga terasa sangat halus pada kulit, oleh karena itu lokasi ini juga dikenal juga sebagai “Bihada no Yu” (air kulit yang indah).

Pengunjung yang datang ke Ureshino dapat mencoba perairan setempat di Siebold-No-Yu, sebuah rumah pemandian umum dengan kolam renang terpisah, dinamakan sesuai dengan nama ilmuwan Jerman abad ke-19 yang menikmati mandi di kota tersebut selama tinggal di Jepang. Selain itu, ada lebih dari 30 hotel dan ryokan yang tersedia disini, dan banyak juga yang membuka pemandian air panas untuk tamu yang tidak menginap selama siang hari, dengan biaya sekitar 400 hingga 1000 yen. Ureshino juga terkenal dengan tehnya dan tahu direbus (yudofu).

Itulah beberapa lokasi wisata populer yang ada di Prefektur Saga, semoga dapat membantu perjalanan wisata anda dalam menjelajahi negeri Sakura!.

%d bloggers like this: