Berita Travel Jepang – Menjadi sebuah peringatan penting untuk para wisatawan asing terutama wisatawan Indonesia yang ingin mengunjungi Jepang dalam waktu dekat-dekat ini, karena dikabarkan bila infeksi virus Rubella di Jepang tengah meningkat, hal ini tentu harus diwaspadai karena mengingat virus Rubella atau yang dikenal juga dengan sebutan campak Jerman ini sangat mudah untuk menyebar.

Wabah Rubella Meningkat, Ancaman Untuk Para Wisatawan Asing Di Jepang !

image : scmp.com

Kini tercatat dengan jumlah total pasien Rubella pada tahun 2018 di Jepang diperkirakan mencapai 2.000 pasien dan totail ini menjadi pertama kalinya dalam lima tahun, pemerintah Jepang memang telah mengambil langkah cepat untuk memberikan tes antibodi dan vaksinasi, namun penyebaran yang meningkat ini dikarenakan banyak masyarakat Jepang yang berusia 30-an atau lebih tua tidak divaksinasi.

Simak Juga : Tidak Hanya Kuliner, Ini Dia Serunya Berwisata Di Kota Kobe Prefektur Hyogo !


Wabah Rubella Meningkat, Ancaman Untuk Para Wisatawan Asing Di Jepang !

image : japantimes.co.jp

Wabah Rubella mulai terlihat di Jepang sejak bulan Juli, dan saat itu dilaporkan hanya 19 pasien yang positif terkena virus ini dari lima prefektur berbeda termasuk Tokyo, Chiba dan Aichi. Namun pada minggu ini dikabarkan bila jumlah pasien yang terjangkit Rubella melonjak menjadi 154 sejak tanggal 29 Oktober hingga 4 November 2018 lalu.

Pada akhir Oktober kemarin pihak institusi Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat telah menaikan tingkat kewaspadaan menjadi level 2 untuk wabah Rubella di Jepang, pada tingkat ini sejumlah wisatawan hamil dilarang untuk berpergian ke sebuah negara yang terkena wabah tersebut, hal ini dikarenakan Rubella juga dapat membahayakan kondisi janin dan jika bayi yang belum lahir terinfeksi rubella melalui ibu mereka pada tahap awal kehamilan, mereka dapat menderita cacat lahir seperti gangguan pendengaran, katarak dan gangguan jantung.

Wabah Rubella Meningkat, Ancaman Untuk Para Wisatawan Asing Di Jepang !

image : rosscoomber.wordpress.com

Menurut ahli kesehatan, penyebaran wabah Rubella dapat berlangsung beberapa tahun, tergantung dari kondisi musim dan juga kondisi cuaca. Jika kondisi ini tidak berubah maka dapat menyebabkan jumlah wisatawan asing yang berkunjung ke Jepang. Menurut catatan survey yang ada, rata-rata pasien yang terkena virus ini di JEpang adalah pria berusia 30 hingga 50 tahun. Sangat disarankan bagi para wisatawan yang ingin tetap berlibur ke Jepang untuk menggunakan masker penutup hidung dan mulut dan juga akan lebih baik bila para wisatawan telah mendapatkan vaksinasi Rubella sebelumnya.

Source : Japan Toda, Kyodo News

%d bloggers like this: