A password will be e-mailed to you.

Berita Lifestyle Jepang – Belum lama ini sebuah karya unik dari seniman Jepang bernama Midori Hayashi memang viral di Internet, namun sayangnya karya viralnya ini menimbulkan sebuah challange aneh dari pihak yang tak bertanggung jawab. Namanya adalah Momo Challenge dan kini telah menyebar luas di beberapa media sosial seperti WhatsApp, Facebook, Youtube dan juga Twitter. Banyak yang mengatakan tantangan dari Momo Challenge ini mirip seperti Blue Whale Challenge yang pada tahun 2017 lalu juga sempat viral dan menyebabkan kematian para pemainnya, tantangan Momo Challenge ini di indikasi mengajak pemainnya untuk bunuh diri dan ditargetkan kepada anak-anak.

Viralnya Momo Challenge Yang Telah Memakan Korban Jiwa

image : anews24.in

Simak Juga : Mengenal Gaya Hidup Minimalis Orang Jepang

Viralnya Momo Challenge Yang Telah Memakan Korban Jiwa

image : crimeonline.com

Momo Challenge telah memakan korban meskipun belum lama menjadi viral, korbannya adalah seorang anak gadis berusia 12 tahun warga Argentina yang melakukan bunuh diri di halaman belakang rumahnya, menurut sumber yang ada Momo Challenge ini sudah cukup menyebar luas di beberapa negara seperti Meksiko, Amerika Serikat, Perancis, Argentina dan juga Jerman. Momo Challenge ini tidak memiliki indikasi baik sama sekali dan hanya sebuah tantangan aneh yang dapat menyebabkan kematian para pemainnya, cara kerjanya adalah para pengguna ditantang untuk berkomunikasi dengan nomor yang tidak diketahui, kemudian sosok Momo yang merupakan karya dari seniman Jepang ini hadir dan memberikan perintah. Bila perintahnya tidak dilakukan maka pemain akan mendapatkan ancaman yang tentunya efek ini dapat berpengaruh kepada anak-anak dibawah umur yang pikirannya mudah dipengaruhi.

Sampai saat ini viralnya Momo Challenge ini masih belum ada kejelasan yang pasti mengenai seberapa meluasnya permainan ini, tetapi banyak pihak mengklaim bahwa itu kemungkinan adalah sebuah bentuk ‘umpan’ yang digunakan para penjahat untuk mencuri data dan memeras orang di internet. Menurut seorang Youtuber dengan channel ReignBot, yang menciptakan konten-konten tentang dunia internet yang aneh mengatakan sulit untuk mendeteksi pencipta tantangan Momo ini.

Dalam permainan tersebut diketahui terhubung setidaknya ke tiga nomor telepon yang berbeda, yaitu dari Jepang, Kolombia dan Meksiko. Youtuber ReignBot mengatakan, siapa pun yang mencoba menghubungi nomor itu tidak akan mendapat jawaban.

Berikut beberapa cara untuk menolong anak-anak terhindar dari Momo Challenge.
Ciptakan situasi yang tepat

Pastikan memiliki waktu untuk berbicara dengan anak tersebut, suasananya santai, dan ingat bahwa ini adalah percakapan, bukan sebuah interogasi agar si anak merasa santai dan tidak tertekan.

Dengarkan

Jangan bertanya terus-menerus, berikan peluang atau waktu bagi anak tersebut untuk mengatakan sesuatu yang membuat mereka khawatir atau sebuah pengalaman yang mereka rasakan.

Akui Kekhawatiran/Ketakutan Mereka

Konsep dari Momo Challange ini memang memberikan sebuah intimidasi kepada pemainnya sehingga anda sebaiknya mendengarkan dan mengakui apa yang membuat anak tersebut khawatir dan takut jika pernah melihat Momo Challange, jangan menghiraukan keluhan mereka karena akan membuat mereka merasa tertekan dan tidak ingin berbicara.

Bantu Mereka Untuk Berani Katakan Tidak

Sebuah intimidasi memang berat untuk dilawan terutama bagi anak-anak, cara terbaiknya adalah jelaskan secara pelan bila sesuatu yang buruk dan membahayakan diri adalah sesuatu yang harus tidak di lakukan bagaimanapun juga, berikan semangat dan yakini anak-anak tersebut bila mereka kuat sehingga akan membangun kepercayaan diri mereka.

Tetap Pantau

Perkembangan psikologis anak memang tidak ada yang dapat mengetahuinya, bila semua telah anda lakukan maka tahap akhir adalah tetap memperhatikan anak tersebut apakah masih membutuhkan bantuan dari anda atau sudah kembali stabil.

Peran para orang tua mengenai viralnya Momo Challange ini memang sangat penting, karena sifat dari Momo Challange ini memang mempermainkan pola pikir anak dan intimidasi.

%d bloggers like this: