Kuliner Jepang – Cukup banyak para penggemar kuliner Jepang mendengar kata “Umami”, namun masih banyak yang belum paham dan mengerti apa itu Umami. Sebenarnya Umami adalah bahasa Jepang untuk rasa gurih yang merupakan salah satu dari lima rasa dasar yang ada yaitu manis, asam, pahit dan asin. Mungkin masyarakat di Indonesia atau negara-negara lainnya banyak yang mengganggap bila gurih bukanlah bagian dari rasa tetapi di Jepang hal tersebut sudah menjadi hal umum bagi masyarakatnya.

Umami, Rasa Gurih Yang Menjadi Elemen Penting Dalam Sebuah Makanan Jepang !

image : guide.michelin

Orang-orang merasakan Umami atau gurih ini melalui saraf reseptor yang letaknya sama dengan glutamat, rasa gurih biasanya banyak terdapat dalam kandungan kaldu daging dan produk fermentasi dan umumnya menjadi bumbu tambahan ke beberapa makanan dalam bentuk monosodium glutamat (MSG). Karena Umami atau gurih ini memiliki saraf reseptor sendiri yang berbeda dari rasa lainnya, para ilmuwan menganggap umami sebagai sebuah rasa yang berbeda.

Simak Juga : Ingin Sensasi Unik Dan Foto Selfie Dengan Bunga Sakura ? Kunjungi Sakura Chill Bar Yang Buka Dalam Waktu Terbatas !

Umami, Rasa Gurih Yang Menjadi Elemen Penting Dalam Sebuah Makanan Jepang !

image : guide.michelin

Tulisan Jepang untuk Umami yaitu う ま 味 dapat juga diterjemahkan sebagai “Rasa Sedap”, kata baru atau Neologisme ini diciptakan oleh seorang ahli kimia Jepang pada tahun 1908 yang bernama Kikunae Ikeda dari dua kata yaitu Umai “う ま い” yang berarti enak dan Mi “味” yang berarti rasa.

Para ilmuwan kala itu telah memperdebatkan apakah Umami layak dimasukan kedalam kategori sebuah rasa sejak Kikunae Ikeda pertama kali mengusulkan keberadaannya pada tahun 1908. Hingga akhirnya pada tahun 1985, istilah umami diakui sebagai istilah ilmiah untuk menggambarkan rasa glutamat dan nukleotida. Umami digambarkan sebagai rasa dari sebuah kuah kaldu yang bertahan lama di lindah.

Umami, Rasa Gurih Yang Menjadi Elemen Penting Dalam Sebuah Makanan Jepang !

image : jcb.rupress

Sensasi umami disebabkan oleh deteksi anion karboksilat glutamat dalam sel-sel reseptor khusus yang ada pada manusia. Rasa Umami menjadi sangat populer di Jepang sejak saat itu dan cukup banyak para produsen makanan menciptakan rasa Umami dengan kadar sodium yang rendah sehingga tidak merugikan kesehatan jika dikonsumsi terlalu banyak. Kehadiran Umami sempat terancam setelah adanya rumor yang mengatakan bila mengkonsumsi MSG (Monosodium Glutamate) dapat berdampak negatif terhadap kesehatan, namun nyatanya kini MSG dinyatakan sebagai bahan yang aman jika dikonsumsi dalam jumlah yang normal.

Itulah mengapa beberapa hidangan makanan Jepang memiliki cita rasa gurih yang tinggi karena adanya Umami yang menjadi elemen penting sebagai bumbunya.

%d bloggers like this: