Berita Anime Jepang – Berita duka datang dari dunia anime Jepang, pasalnya pada hari ini tanggal 19 Juli 2019 pukul 10:35 pagi hari, sebuah kantor studio animasi bernama Kyoto Animation atau dikenal juga dengan sebutan KyoAni mengalami bencana kebakaran besar. Dalam tragedi tersebut, tercatat 33 korban jiwa dan beberapa orang mengalami luka-luka. Menurut pernyataan polisi setempat, kejadian ini bukan karena kelalaian atau bencana, namun sebuah tindakan kriminal yang dilakukan oleh seseorang dan menjadi salah satu penyerangan terbesar sejak tahun 1989.

Tragedi Pembakaran Studio Kyoto Animation Menjadi Pukulan Berat Bagi Para Penggemar Anime

image : bbc.com

Simak Juga : Perusahaan Minuman Calpis Rayakan 100 Tahun Produknya Dengan Ciptakan Serial Animasi Unik

Tragedi Pembakaran Studio Kyoto Animation Menjadi Pukulan Berat Bagi Para Penggemar Anime

image : insideedition.com

Polisi juga melaporkan bila seorang saksi sempat mendengar seorang pria yang diduga keras seorang pelaku berteriak “Mati!” ketika dia beraksi membakar gedung tersebut. Api mulai membesar pada jam 10:35 pagi yang ketika itu terdapat sekitar 70 orang sedang bekerja di dalam gedung. Menurut juru bicara kepolisian, pelaku tersebut melemparkan sebuah cairan yang diduga memicu api cepat membesar.

Para saksi mata juga mengatakan mereka sempat mendengar beberapa ledakan dan kemudian melihat kepulan asap hitam, “Seseorang dengan rambut terbakar sedang berbaring dan ada jejak kaki berdarah,” kata seorang wanita yang tinggal di dekat lokasi tersebut, dirinya juga menambahkan bila mendengar ledakan dan asap hitam yang mengepul dan bau terbakar yang menyengat.

Tragedi Pembakaran Studio Kyoto Animation Menjadi Pukulan Berat Bagi Para Penggemar Anime

image : washingtonpost.com

Kebakaran tersebut juga sempat terekam oleh kamera dari helikopter yang didatangkan, menampilkan asap-asap yang keluar dari jendela-jendela studio tiga lantai tersebut. Pihak kepolisan berhasil mengevakuasi jasad-jasad para korban yang dikatakan 11 korban ditemukan pada lantai 2. Tersangka yang berumur 41 tahun telah dibawa ke rumah sakit terlebih dahulu karena luka yang dialaminya, namun sampai saat ini motif penyerangan tersebut belum dapat diberikan penjelasan. Perlu diketahui jika tindakan pembakaran secara disengaja terutama memakan korban jiwa dapat menghadapi hukuman mati di Jepang, karena di jepang sebagian besar banyak orang tinggal di bangunan-bangunan kayu.

Kejadian ini juga membuat Menteri Shinzo Abe mengeluarkan tanggapan pribadinya di media Twitter, dirinya menjelaskan sangat terkejut dan tidak memiliki kata-kata untuk menjelaskan tragedi tersebut dan berdoa untuk para korban. Atas kejadian ini tentu beberapa serial anime mengalami gangguan produksi, beberapa korban bahkan merupakan orang-orang yang ikut memproduksi beberapa anime ternama seperti A Silent Voice, Clannad, Kobayashi-san Chi no maid Dragon, dan masih banyak lagi. Tragedi ini juga menjadi salah satu catatan bencana terbesar dalam dunia animasi Jepang.

Tragedi ini tentu menjadi pukulan besar bagi para penggemar anime, bahkan sekelompok penggemar anime telah memulai kampanye crowdfunding untuk membantu perusahaan tersebut. Pada info yang didapat, kini 14,966 orang telah berhasil mengumpulkan dana sebesar $494.743 dalam waktu 8 jam. Sasaran kampanye ini adalah $750.000, jika anda tertarik untuk membantu juga, bisa melalui link disini.

Source : Arama Japan

%d bloggers like this: