Berita Arsitektur Jepang – Lahan yang sempit di Jepang memang mengharuskan seseorang membangun bangunan dengan fungsi yang tepat, rumah dan tempat usaha mungkin akan membutuhkan dua tempat yang berbeda namun di Jepang untuk mendapatkan lahan yang luas tentu cukup sulit, namun hal tersebut mendapatkan solusinya dari sebuah bangunan yang diciptakan oleh Studio Arsitek Suzuki di Tokyo, studio ini merancang sebuah rumah bernama Gre Square yang dikhususkan untuk kliennya yang memiliki bisnis jual pakaian.

Simpel Dan Unik Desain Rumah Toko Dari Studio Arsitek Suzuki

image : dezeen,com

Simak Juga : Bangunan Kerucut Untuk Komunitas Memasak Karya Arsitek Issei Suma

Simpel Dan Unik Desain Rumah Toko Dari Studio Arsitek Suzuki

image : dezeen.com

Simpel Dan Unik Desain Rumah Toko Dari Studio Arsitek Suzuki

image : dezeen.com

Rumah yang juga sekaligus toko ini memiliki bentuk dan desain yang unik, pada lantai dasar bangunan ditempati oleh toko dan ruangan bisnis lainnya dan juga termasuk dapur, toilet dan sebuah area gudang. Meskipun bangunan rumah ini tidak memiliki area yang luas namun sang pemilik memiliki ruang yang sangat nyaman sebagai tempat tinggal pada bagian atas atau lantai 2 bangunan tersebut yang memiliki ruang tamu terbuka dan diapit oleh kamar tidur serta kamar mandi.

Selain mendesain rumah ini pihak studio Suzuki juga pernah membuat beberapa bangunan tempat tinggal dan usaha yang digabung, seperti sebuah salon dengan tempat tinggal. Gré Square House terletak di dekat area Nihondaira, lebih tepatnya pinggiran kota Shizuoka, yang juga disini terkenal dengan pemandangan Gunung Fuji.

Simpel Dan Unik Desain Rumah Toko Dari Studio Arsitek Suzuki

image : dezeen.com

Simpel Dan Unik Desain Rumah Toko Dari Studio Arsitek Suzuki

image : dezeen.com

Simpel Dan Unik Desain Rumah Toko Dari Studio Arsitek Suzuki

image : dezeen.com

Lingkungan disini memiliki suasana yang campur antara pedesaan dan metropolitan, terdapat banyak rumah pertanian tua, ladang teh, pembangunan perumahan baru dan toko-toko kecil yang diatur di sepanjang jalan-jalan menanjang melewati bukit-bukits sekitar.

Studio Suzuki yang dipimpin oleh arsitek Hisako Yamamura dan Kosuke Suzuki ini mendesain bangunan ini menjadi sebuah kubus sederhana yang memiliki banyak ventilasi besar yang memungkinkan banyak cahaya alami dan udara untuk mencapai interior di dalam.

%d bloggers like this: