Berita Travel Jepang – Sapporo merupakan ibukota prefektur Hokkaido yang berada di Jepang bagian utara, menjadi daerah dengan tingkat salju yang paling tinggi dan juga salah satu prefektur Jepang dengan pemandangan alam terindah. Namun apakah menjadikan Hokkaido dan Sapporo sebuah destinasi wisata alam saja? Tentu tidak, karena Sapporo yang merupakan kota metropolitan termuda di Jepang ini memiliki beberapa spot-spot menarik untuk dijadikan destinasi kota yang menyenangkan.

Simak Juga : Pesona Fukuoka, Kota Besar Yang Lebih Dekat Dengan Seoul Ketimbang Tokyo Ini Ternyata Memiliki Destinasi Wisata Yang Menarik !


Susukino

Siapa Bilang Hokkaido Hanya Tempat Wisata Alam ? Ini Dia Beberapa Lokasi Wisata Seru Di Kota Sapporo !

image : japanhoppers

Susukino (す す き の) adalah distrik hiburan terbesar di Jepang bagian utara. Area ini dipenuhi dengan toko, bar, restoran, toko karaoke, pusat permainan pachinko dan beberapa perusahaan hiburan malam. Disini juga menjadi area yang wajib dikunjungi oleh para pecinta mie karena adanya Ramen Yokocho, sebuah jalanan sempit yang dipenuhi toko-toko yang menyajikan ramen terkenal di Sapporo.

Pada bulan Februari, Susukino berfungsi sebagai situs Festival Salju, yang sekaligus menjadi tuan rumah bagi sebuah kompetisi memahat es.

Akses

Stasiun Susukino berjarak satu pemberhentian dari Stasiun Odori (satu menit, ¥ 200) dan dua pemberhentian dari Stasiun Sapporo (tiga menit, ¥ 200) di Jalur Subway Nanboku.

Shiroi Koibito Park

Siapa Bilang Hokkaido Hanya Tempat Wisata Alam ? Ini Dia Beberapa Lokasi Wisata Seru Di Kota Sapporo !

image : tokyotravels

Taman Shiroi Koibito (白 い 恋人 パ ー ク) adalah sebuah taman hiburan yang dibangun oleh Ishiya, sebuah perusahaan cokelat lokal. Produk andalan perusahaan adalah kue Shiroi Koibito, yang terdiri dari dua kue mentega tipis dan lapisan cokelat putih di antaranya. Ini adalah salah satu suvenir paling terkenal dari Hokkaido.

Karena didirikan oleh perusahaan cokelat tentu taman ini menghadirkan beberapa toko, kafe, dan restoran serta area berbayar dengan berbagai pameran terkait cokelat, namun yang paling menarik adalah, terdapat beberapa jendela besar yang membuat para pengunjung dapat mengamati proses produksi biskuit yang dilakukan oleh pabrik yang juga terdapat di dalam taman tersebut.

Tidak hanya melihat, para pengunjung juga memiliki kesempatan untuk membuat biskuit sendiri di bagian lokakarya yang tersedia. Bagian lain dari Taman Shiroi Koibito adalah lapangan sepak bola yang berfungsi sebagai tempat latihan Consadole Sapporo, sebuah tim sepak bola J-League setempat.

Akses

Naik Kereta Bawah Tanah Tozai ke terminal barat Stasiun Miyanosawa (15 menit, 290 yen), dari sini taman dapat dicapai dalam sepuluh menit dengan berjalan kaki.

Curb Market

Siapa Bilang Hokkaido Hanya Tempat Wisata Alam ? Ini Dia Beberapa Lokasi Wisata Seru Di Kota Sapporo !

image : cavinteo

Curb Market (札幌 場外 市場, Sapporo Jōgai Ichiba) terdiri dari hampir 80 toko dan restoran yang berjejer di beberapa blok yang lokasinya tepat di luar Pasar Grosir Sapporo. Salah satu pasar publik terbesar di kota ini, pasar ini mengkhususkan diri dalam makanan laut Hokkaido seperti kepiting, landak laut, telur salmon, cumi-cumi dan kerang, dan produk lokal seperti jagung, melon, dan kentang saat musim.

Toko-toko pasar melayani baik penduduk lokal maupun turis, dan memiliki pilihan yang baik dengan harga yang wajar. Seperti pasar makanan laut lainnya di seluruh Jepang, cara terbaik untuk merasakan pengalaman menarik adalah dengan menyantap makanan laut segar yang disajikan oleh restoran-restoran lokal disini.

Akses

Curb Market berjarak 10 menit berjalan kaki dari Stasiun JR Soen (3 menit, 170 yen dari Stasiun JR Sapporo) atau Stasiun Subway Nijuyonken (10 menit, 250 yen dari Stasiun Odori).

Nijo Market

Siapa Bilang Hokkaido Hanya Tempat Wisata Alam ? Ini Dia Beberapa Lokasi Wisata Seru Di Kota Sapporo !

image : kai-hokkaido

Pasar Nijo (二条 市場, Nijō Ichiba) adalah salah satu pasar publik di pusat kota Sapporo yang menempati sekitar satu blok dengan area yang cukup besar. Baik penduduk lokal maupun wisatawan mengunjungi pasar untuk berbelanja produk lokal segar dan makanan laut seperti kepiting, telur salmon, landak laut, dan berbagai ikan segar dan olahan.

Pasar buka dari sekitar jam 7:00 sampai sekitar jam 18:00 di semua hari dalam seminggu, namun beberapa toko-toko biasanya memiliki jam buka dan hari penutupan mereka sendiri. Beberapa restoran dapat ditemukan di antara toko-toko, termasuk beberapa izakaya dan restoran di sepanjang koridor sempit yang disebut Noren Yokocho.

Akses

Pasar Nijo terletak tiga blok di selatan Menara TV di Taman Odori, dan sekitar lima menit berjalan kaki dari Stasiun Odori di Jalur Kereta Bawah Tanah Nanboku, Toho, dan Tozai.

Sapporo Clock Tower

Siapa Bilang Hokkaido Hanya Tempat Wisata Alam ? Ini Dia Beberapa Lokasi Wisata Seru Di Kota Sapporo !

image : Flickr

Sapporo juga memiliki sebuah menara jam yang besar (時 計 台, Tokeidai) yang telah menjadi simbol kota Sapporo. Bangunan ini dibangun pada periode awal pengembangan Sapporo pada tahun 1878 sebagai tempat pelatihan bagi Sapporo Agricultural College.

Saat ini, Menara Jam telah berfungsi sebagai museum dengan pajangan tentang sejarah bangunan dan sejarah Sapporo pada lantai pertama. Di lantai dua terdapat pajangan berbagai koleksi jam dan sebuah aula luas yang menampilkan desain bangunan dengan gaya jaman kolonial Amerika.

Akses

Menara Jam berjarak empat blok atau sepuluh menit berjalan kaki ke selatan Stasiun JR Sapporo, dan satu blok di utara Taman Odori.

Sapporo Factory

Siapa Bilang Hokkaido Hanya Tempat Wisata Alam ? Ini Dia Beberapa Lokasi Wisata Seru Di Kota Sapporo !

image : sapporo.travel

Sapporo Factory adalah sebuah kompleks perbelanjaan dan hiburan besar yang dibuka pada tahun 1993 di pusat kota Sapporo. Ada sekitar 160 perusahaan yang terdiri dari toko pakaian, toko suvenir, restoran, kafe, dan bioskop multi-layar. Toko-toko ini berada di sekitar atrium lima lantai yang memberikan pengunjung suasana yang menyegarkan dan luas untuk dijelajahi.

Sapporo Factory dibangun di bekas tempat pembuatan bir pertama di Jepang, dan komplek ini mencakup bangunan bata merah Akarenga yang menjadi salah satu ikon pada jaman perkembangan awal Hokkaido pada akhir tahun 1800-an. Meski begitu tempat pembuatan bir dengan ukuran lebih kecil masih berfungsi dan dapat diamati dari dalam gedung, dan bir itu sendiri dapat dinikmati sesudahnya di aula bir Akarenga atau di bar yang ada didekatnya.

Akses

Sapporo Factory berjarak lima menit berjalan kaki dari Stasiun Bus Center-mae di Jalur Subway Tozai atau 15 menit berjalan kaki dari Stasiun JR Sapporo. Kompleks ini juga dapat dicapai dengan bus “Loop 88 Factory Line” yang juga berhenti di Museum Bir Sapporo, Taman Odori, dan di depan department store Seibu dekat Stasiun Sapporo (keberangkatannya setiap 20 menit, 210 yen untuk sekali jalan).


Itu dia beberapa rekomendasi lokasi wisata di kota Sapporo dari Artforia, semoga dapat menjadi pilihan alternatif anda selama berlibur di kota Sapporo prefektur Hokkaido.!

%d bloggers like this: