Urban Legend Jepang –  Ninja atau shinobi sebenarnya adalah seorang agen rahasia atau tentara bayaran di zaman feodal Jepang. Fungsi ninja diantaranya melakukan spionase, sabotase, infiltrasi, pembunuhan dan perang gerilya, metode rahasia mereka ini dianggap hina olah para samurai, yang memiliki aturan ketat tentang kehormatan dalam perang. mereka sendiri muncul di era Sengoku atau di abad ke-15, tetapi sebenarnya mungkin mereka telah ada di abad ke-14 dan mungkin di abad ke-12 (Heian atau awal era Kamakura).Kemunculan Ninja pada tahun 522 berhubungan erat dengan masuknya seni “Nonuse” ke Jepang. Seni nonuse inilah yang membuka jalan bagi lahirnya Ninja.

Baca Juga : Kuil Hantu Bandit Asama Prefektur Aichi

Artforia.com

Seni Nonuse atau yang biasa disebut seni bertindak diam-diam, adalah suatu praktek keagamaan yang dilakukan oleh para pendeta yang pada saat itu bertugas memberikan informasi kepada orang-orang di pemerintahan. Sekitar tahun 645, pendeta-pendeta tersebut menyempurnakan kemampuan bela diri dan mulai menggunakan pengetahuan mereka tentang nonuse untuk melindungi diri dari intimidasi pemerintah pusat. Pada tahun 794-1192, kehidupan masyarakat Jepang mulai berkembang dan melahirkan kelas-kelas baru berdasarkan kekayaan. Keluarga kelas ini saling bertarung satu dengan lainnya dalam usaha menggulingkan kekaisaran. Kebutuhan keluarga akan pembunuh dan mata-mata semakin meningkat untuk memperebutkan kekuasaan.Artforia.comKarena itu permintaan akan para praktisi nonuse semakin meningkat. Inilah awal kelahiran Ninja, Pada abad ke-16, Ninja sudah dikenal dan eksis sebagai suatu keluarga atau klan di kota Iga atau Koga, Ninja pada saat itu merupakan profesi yang berhubungan erat dengan intelijen tingkat tinggi dalam pemerintah feodal para raja di Jepang.

Berdasarkan hal itu, masing-masing klan memiliki tradisi mengajarkan ilmu beladiri secara rahasia dalam keluarganya saja. Para Ninja dipanggil oleh Daimyo (orang yang memiliki pengaruh besar di suatu wilayah) untuk mengumpulkan informasi, merusak, dan menghancurkan gudang persenjataan ataupun gudang makanan, serta untuk memimpin pasukan penyerbuan di malam hari. Karena itu Ninja memperoleh latiham khusus. Ninja tetap aktif sampai Zaman Edo (1600-1868), dimana akhirnya kekuasaan dibenahi oleh pemerintah di Zaman Edo.

%d bloggers like this: