Berita Arsitektur Jepang – Menikmati indahnya pesona alam dalam sebuah ruangan memang membutuhkan sebuah desain bangunan yang unik dan dikhususkan, hal ini diperlihatkan pada rumah tepi danau di Jepang, studio arsitek Sugawaradaisuke yang berbasis di Tokyo menggunakan lima tingkat yang saling terhubung untuk menciptakan beberapa tingkatan lantai sehingga penghuni rumah dapat melihat alam sekitar dengan baik di dalam maupun di luar ruangan.

Rumah Pondok Dengan Desain Unik Pecinta Alam

Dengan struktur banungan dua lantai tradisional, arsitektur rumah ini dirancang dengan banyak lantai dengan area yang kecil, pondok ini memang dikhususkan bagi para penghuni yang tidak ingin terlepas dari indahnya pemandangan alam sekitar. Rumah atau pondok tersebut disebut dengan Nojiri-ko Nature Platforms, terletak di dekat pantai Danau Noriji di Pegunungan Kiso di Prefektur Nagano Jepang.

Simak Juga : Bangunan Kerucut Untuk Komunitas Memasak Karya Arsitek Issei Suma

Rumah Pondok Dengan Desain Unik Pecinta AlamRumah Pondok Dengan Desain Unik Pecinta AlamBangunan ini memiliki total 5 lantai, terbuat dari bahan yang berbeda dalam berbagai ukuran dan ditetapkan pada ketinggian yang berbeda. Lantai ganda berfungsi sebagai bangku, rak, dan bahkan tempat tidur.

Sebuah ruang terbuka dan ditutupi atap dibuat di lantai dasar, selain itu lantai pertama juga merupakan ruang semi-indoor yang dapat digunakan untuk menyimpan kayu bakar dan sebagai taman musim dingin. yang mengambil bentuk teras kayu yang ditinggikan di bawah kanopi tingkat atas. Ayunan menggantung dari beranda kayu dan kayu bakar dapat disimpan di bawahnya.

Rumah Pondok Dengan Desain Unik Pecinta AlamRumah Pondok Dengan Desain Unik Pecinta AlamRumah Pondok Dengan Desain Unik Pecinta AlamPintu kaca geser digunakan pada platform kedua, Tingkat ketiga dari rumah ini sepenuhnya adalah ruangan indor yang membentang lebar dipenuhi oleh sejumlah properti. Pada tingkat ini penghuni juga dapat menggunakan dapur.

Pada tingkat keempat, lantai membentang lebar untuk sebuah ruang tamu dengan bangku yang dipasang di dinding tengah dan sebuah alat perapian. Kamar tidur utama juga terdapat di lantai ini. Bila naik ke lantai berikutnya yang merupakan lantai teratas atau kelima merupakan sebuah area tidur.

Source : Dezeen

%d bloggers like this: