Belajar Bahasa Jepang – Di dunia ini memang ada begitu banyak bahasa, dan diantara kata-kata dalam sebuah bahasa tersebut tidak semuanya dapat diartikan ke dalam bahasa lain, tidak hanya bahasa Inggris yang memiliki banyak kata-kata unik yang menyimpan arti sendiri, dalam bahasa Jepang kita juga akan menemukannya. Tidak dapat dipungkiri jika budaya Jepang memiliki hubungan dengan ketidakkekalan, seperti yang ada dalam ajaran agama Buddha atau seperti yang ditunjukkan dalam kebudayaan bunga sakura di musim semi. Tradisi mind-set ini terdapat telah ternaman dalam dalam setiap penduduk Jepang sejak jaman dahulu, dan kata untuk menyebutkan hal ini dinamakan “Mono no Aware”.

Mono no Aware, Salah Satu Kata Jepang Yang Tidak Dapat Diartikan Kedalam Bahasa Lain
image : opuszine.us

Simak Juga : Ini Dia Alasan Mengapa Film Menjadi Teman Terbaik Untuk Belajar Bahasa Jepang !

Namun sampai saat ini, masih tidak jelas dari mana asal usul istilah ini, meskipun banyak yang mengklaim bahwa istilah kata tersebut telah banyak dipahami oleh kalangan akademis atau orang terpelajar selama Periode Edo dalam kritik dan analisis sebuah buku bernama The Tale of Genji karya Murasaki Shikibu. Dugaannya mengatakan jika karya sastra klasik adalah contoh yang nyaris sempurna untuk Mono no Aware, dan lebih jauh lagi mengatakan jika Mono no Aware adalah salah satu esensi budaya Jepang.

Jika dugaan itu benar, ini menjadi alasan mengapa ungkapan atau istilah kata ini sulit untuk diterjemahkan kedalam bahasa asing lain, tidak seperti kata Shakkei atau Omotenashi, di mana Mono no Aware tidak mengacu pada hal filosofi yang unik tetapi lebih kepada perasaan yang sangat spesifik. Dalam kata lain Mono no Aware adalah sebuah ungkapan perasaan yang sulit untuk dipahami, dengan garis-garis besarnya antara nostalgia, melancholia, kerinduan akan masa lalu dan rasa hormat.

Melihat dari kata yang digunakan, yaitu (dibaca Mono) dan 哀 れ (dibaca Aware), yang masing-masing jika ditermahkan adalah “Benda” dan “Kasihan”, hal ini sudah dapat ditangkap jika gabungan kata tersebut menampilkan rasa sedih, namun di balik itu beberapa pakar sastra Jepang mengatakan Mono no Aware menyimpan arti yang jauh lebih rumit.

Bagaimana Mendeskripsikan Mono no Aware

Mono no Aware, Salah Satu Kata Jepang Yang Tidak Dapat Diartikan Kedalam Bahasa Lain
image : yatzer.com

Sangat sulit untuk membayangkan arti Mono no Aware sebagai kata biasa, namun istilah yang ada dalam kata Mono no Aware bukan mengungkapkan perasaan sedih atau bahagia, namun lebih menuju kepada sebuah hubungan seseorang dengan apa yang telah hilang dari hidupnya. Penting juga untuk membedakan Mono no Aware dengan kata menerima kehilangan, hal ini seperti menyiratkan emosi tertentu menyerupai nostalgia yang lebih spesifik untuk orang Jepang. Jadi seperti menerima sesuatu yang hilang, tetapi juga memiliki rasa optimis untuk apa yang ada di masa datang, dan rasa tenang karena telah melewatinya.

Pada zaman Edo atau Periode Edo, kata Mono no Aware telah menginspirasi banyak seniman, tidak sedikit seniman-seniman Jepang yang memulai perjalanan kreativitas mereka untuk memahami Mono no Aware. Karena banyak karya seni yang dikaitkan dengan perasaan. Itulah penjelasan mengapa kata “Mono no Aware” sulit untuk di jelaskan ke dalam bahasa lainnya.

Source : Tokyoweekender

 Tulis Artikel

Like it? Share with your friends!

Kira Nakayama 秋本健太
Currently working at Artforia.

0 Comments

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.