7   +   3   =  
A password will be e-mailed to you.

Seni Budaya Jepang – Samurai adalah nama bagi para pendekar Jepang yang ahli dalam menggunakan pedang Katana dan panah, Samurai memang terdengar sangat maskulin dan cocok dengan sosok seorang pria gagah dengan baju jirah besinya, tetapi apakah wanita-wanita Jepang tidak memiliki keterampilan dalam seni bela diri??, tentunya kita telah banyak mengetahui sosok dari Kunoichi yang merupakan Ninja wanita. Namun sebenarnya bukan hanya sosok Kunoichi saja yang mewarnai keterlibatan wanita dalam peperangan Jepang jaman dahulu, salah satunya yang jarang diketahui orang adalah sosok Onna-Bugeisha.

Mengenal Sosok Pendekar Wanita Jepang Yang Disebut Onna Bugeisha

image : listverse.com

Simak Juga : Fenomena Seni Teater Jepang Yang Mendunia

Mengenal Sosok Pendekar Wanita Jepang Yang Disebut Onna Bugeisha

image : medium.com

Onna-Bugeisha sendiri adalah sebutan untuk para pejuang atau pendekar wanita Jepang yang menjalani pelatihan bela diri dan strategi seperti seorang samurai, tentu mereka juga ikut berpartisipasi dengan para rekan pria mereka di medan perang. Senjata pilihan mereka biasanya adalah Naginata, sebuah tombak panjang yang ujungnya melengkung seperti sebuah golok dan lebih ringan daripada tombak biasa. Lalu mengapa sosok Onna-Bugeisha jarang diketahui masyarakat luar??, hal ini dikarenakan cukup sedikit catatan-catatan sejarah yang mengkisahkan tentang prajurit-prajurit wanita ini.

Saat itu peran seorang wanita di Jepang memang dianggap tidak lebih sebagai seorang ibu rumah tangga, oleh karena itu cukup banyak masyarakat-masyarakat kala itu menganggap kontribusi seorang wanita dalam peperangan tidaklah besar. Namun dalam sejumlah penelitian dan survei yang dilakukan oleh para ahli sejarah, menyatakan bila wanita-wanita Jepang berpartisipasi dalam peperangan jauh lebih sering daripada yang pernah dicatatkan dalam buku-buku sejarah. Misalnya seperti dalam pertempuran Senbon Matsubaru pada tahun 1580 yang dinyatakan 35 dari 105 mayat adalah perempuan setelah dilakukan tes DNA.

Mengenal Sosok Pendekar Wanita Jepang Yang Disebut Onna Bugeisha

image : japana.uk

Jauh sebelum munculnya kelas samurai yang terkenal, para pejuang Jepang sangat terlatih untuk menggunakan pedang dan tombak. Perempuan belajar menggunakan naginata, kaiken, dan seni tantojutsu dalam pertempuran. Pelatihan semacam itu dilakukan untuk memiliki perlindungan di sebuah komunitas yang tidak memiliki pejuang laki-laki. Salah satu wanita dengan keterampilan ini yang terkenal adalah Permaisuri Jingu (sekitar era 169-269 AD), dirinya menggunakan keterampilannya untuk menginspirasi perubahan ekonomi dan sosial di masyarakat. Dia dikenal sebagai Onna-Bugeisha dengan memimpin invasi ke Korea pada 200M setelah suaminya Kaisar Chūai, kaisar keempat belas Jepang, tewas dalam pertempuran.

%d bloggers like this: