Berita Lifestyle Jepang – Pasar ikan Tsukiji memang merupakan sebuah area perdagangan ikan tradisional yang telah berdiri sejak lama yaitu pada tanggal 2 Februari 1935, banyak pedangan atau nelayan yang tumbuh dan menggantungkan hidupnya dari pasar ini. Setelah adanya keputusan untuk menutup pasar ini dan memindahkan ke sebuah lokasi lain dengan nama menjadi Toyosu Fish Market.

Mengapa Penutupan Pasar Ikan Tsukiji Di Tokyo Menjadi Pukulan Terberat Para Pedagang?

image : reuters.com

Keputusan pemindahan pasar yang telah lama berdiri ini memang bukan semata-mata hanya karena perihal sepele, tetapi telah dipertimbangkan sedemikian rupa oleh pemerintah setempat, pasar Tsukiji yang dianggap kurang kondusif membuat pemerintah setempat memutuskan untuk menutup dan memindahkan pasar ini, tentu banyak para pedagang ikan yang merasa sangat keberatan untuk meninggalkan tempat berbisnis mereka selama ini meski area baru mungkin lebih baik.

Simak Juga : Hindari 10 Kebiasan Ini Ketika Di Jepang ! Jika Kamu Ingin Di Anggap Beretika

Mengapa Penutupan Pasar Ikan Tsukiji Di Tokyo Menjadi Pukulan Terberat Para Pedagang?Banyak para pedagang yang merasa sangat sedih dan menyatakan bila mereka tumbuh besar dan berbisnis di pasar ini, banyak kenangan yang terjadi disini untuk para pedagang. Pasar yang berusia 83 tahun ini memang bukan hanya pasar biasa, tetapi juga populer dikalangan para turis asing.

Keputusan ini mendapatkan pertentangan dari para penjual ikan, sebesar 80 persen pedagang menolak adanya keputusan pemindahan tersebut. Menurut survei yang dilakukan pada lokasi setempat, dalam upaya terakhir untuk menunda langkah pemindahan tersebut, 56 pedagang telah menggugat pemerintah kota Tokyo bulan lalu, jika sudah tidak ada penundaan lagi, semua bisnis akan dilanjutkan di pasar Toyosu yang baru pada tanggal 11 Oktober 2018 mendatang.

Mengapa Penutupan Pasar Ikan Tsukiji Di Tokyo Menjadi Pukulan Terberat Para Pedagang?

image : reuters.com

Mengapa Penutupan Pasar Ikan Tsukiji Di Tokyo Menjadi Pukulan Terberat Para Pedagang?

image : reutersmedia.net

Takako Arai, merupakan seorang pedagang yang keluarganya telah menjadi penjual ikan selama 95 tahun, mengatakan bila para pembeli menyatakan area baru tersebut tidak nyaman. “Mereka mengatakan mereka akan membeli dari pasar lain lebih dekat dengan restoran atau rumah mereka,” ungkapan Arai.

Tentu kepindahan ini dinilai tidak hanya merugikan para pelanggan karena lokasinya menjadi jauh, tetapi juga para pedagang yang harus menyiapkan beberapa alat seperti freezer dan lemari es baru. Ternyata rencana relokasi pasar ini telah ditunda berkali-kali sejak mendapat gagasan pada 17 tahun lalu, ditambah dengan adanya isu polusi yang ada di lokasi Toyosu membuat para pedagang bersikeras untuk bertahan di Tsukiji.

Source : Japan Today, Reuters

%d bloggers like this: