DIY&Craft – Ketika anda berjalan-jalan kesebuah tempat tradisional terutama di Jepang pasti anda akan sering melihat sebuah metode air mancur buatan yang menggunakan sebuah bambu, sebuah bentuk kerajinan tradisional yang telah tercipta dalam masyarakat Jepang kuno, secara teknik pola kerja dari air mancur ini sangat sederhana dimana sisi bambu yang terisikan oleh air lama-lama akan menjadi berat dan batang bambu akan bergerak menurun pada satu sisi yang digenangi oleh air.

Membuat Air Mancur Tradisional Jepang Yang Disebut Shishi Odoshi

image : youtube.com

Simak Juga : Acara Tahunan Untuk Mempromosikan Kerajinan Jepang Di Craft Crossing Tokyo

Shishi-odoshi (鹿 威 し) memiliki arti penakut rusa, dalam arti luas, alat ini digunakan oleh masyarakat Jepang kuno sebagai alat untuk menakut-nakuti hewan liar yang menimbulkan ancaman bagi pertanian, fungsinya seperti orang-orangan sawah. Tetesan air diujung bambu akan terkumpul dan akhirnya karena adanya berat dari air serta gravitasi membuat sisi tabung bambu ini bergerak, dan membuang air yang penuh tersebut. Suara dari gerakan bambu tersebut cukup keras terlebih bila terdapat batu dibawahnya dan siklus ini akan terus berputar sehingga sangat efektif untuk menakuti hewan-hewan liar yang hendak merusak pertanian.

Pada jaman modern saat ini kerajinan ini sering kali dijadikan sebuah hiasan dan bahkan tidak sedikit ditampilkan pada tempat-tempat wisata hanya untuk sebuah penghias ruangan, untuk membuatnya tentu tidak sulit dan bahan-bahan yang diperlukan hanyalah sebuah bambu dan alat potong yang tepat. Untuk lebih jelasnya dalam proses membuat anda bisa melihat video yang diselipkan dalam artikel ini.

Membuat Air Mancur Tradisional Jepang Yang Disebut Shishi Odoshi

image : permatree.org

%d bloggers like this: