Berita Fashion Jepang – Sebuah majalah terkenal dengan nama FRUiTS yang juga membuat harajuku fashion menjadi terkenal diseluruh dunia dikabarkan berhenti untuk produksi, berhentinya majalah ini bukan berdampak pada Fashion Harajuku yang memudar atau hilang namun terdapat alasan tersendiri dari pendirinya yaitu Shoichi Aoki yang telah membangun majalah ini sejak tahun 1996. Sukses memasuki rekor penjualan serta penjualan secara internasional FRUiTS memang sebuah majalah fashion yang sangat menginspirasi masyarakat dalam konsep Harajuku Fashion.

Simak Juga : Harajuku Street Fashion Tidak Akan Pernah Mati

artforia.comKetika Shoichi Aoki mengabarkan pencetakan majalah FRUiTS telah berakhir membuat banyak para penggemar merasa sedih, bagi mereka majalah FRUiTS bukan sekedar dokumentasi kultur Harajuku namun juga sebuah bagian penting dari kultur Harajuku itu sendiri dan sebagian besar penggemar majalah ini juga menyatakan tanpa adanya majalah ini dunia Fashion Harajuku tidak akan pernah sebesar ini. Keberhentian produksi majalah ini memang tidak jauh dari sebuah masalah teknologi dimana FRUiTS bukanlah sebuah media yang sukses dalam dunia digital namun hanya sukses dalam berbentuk fisik yang kini semakin kalah dengan dunia internet yang menggratiskan orang untuk melihat photo-photo Harajuku Fashion gratis setiap harinya.

Menurut Shoichi Aoki perubahan Fashion Harajuku juga sangat terasa dan menurutnya yang paling berkesan ketika era 90an, Aoki menyatakan Harajuku Street Fashion telah sangat berubah drastis semenjak 20 tahun lalu, namun Shoichi Aoki tidak menyerah begitu saja dengan Harajuku dimana dirinya mengaku tetap melakukan pemotretan fashion street beberapa kali dalam seminggunya dan mencoba mempublis photo books FRUiTS serta melakukan beberpa projek lain yang berkaitan dengan Harajuku.

artforia.comartforia.com

%d bloggers like this: