artforia.com

Kuliner Jepang – Kalau pertama kali melihatnya, mungkin akan terlihat seperti tetesan air yang besar. Tetapi itu sebenarnya adalah kue. Kue ini disebut Mizu Mochi Shingen, yang juga disebut water cake. Kalau melihat bentuknya, sepertinya kue ini baru ditusuk jarum saja sudah bisa hancur.

Baca Juga : Resep Dalam Membuat Oyako Donburi

Kue Mizu Mochi Shingen ini terbuat dari air dan bentuknya hanya bisa bertahan selama 30 menit. Karena kalau lebih dari 30 menit, kue ini akan kembali mencair dan hanya menjadi genangan air manis. Sekilas memang kue ini lebih mirip seperti agar-agar. Tetapi, sang pembuat meyakinkan bahwa ini bukanlah agar-agar, namun kue! Karena untuk membuat Mizu Mochi Shingen menggunakan adonan tepung beras yang disebut Shingen Mochi dan menggunakan air yang khusus dari pegunungan di bagian selatan Jepang.

Artikel seni dan budaya jepang Pada 2013, Kinseiken datang dengan ide menciptakan mochi mizu Shingen ini berdasarkan konsep menciptakan air yang dapat dapat dimakan. Mizu Shingen mochi dibuat dari air yang bersumber dari air underflow Gunung Kaikoma dari Pegunungan Alpen Jepang selatan yang memiliki rasa manis alami.

Air ini kemudian dipadatkan hingga seukuran untuk makanan penutup untuk menahan bentuknya. Setelah dibuka, dessert ini hanya bisa menampung bentuk hingga 30 menit pada suhu kamar, setelah itu larut ke dalam genangan air. Oleh karena itu, itu bukan kasus di mana Anda dapat menyimpan yang terbaik untuk yang terakhir! Karena keringkasan dalam memegang bentuknya, tidak dapat dibawapulang ke rumah dan harus dimakan di toko.

artforia.com

Serupa dengan Shingen mochi, mizu Shingen mochi juga disajikan dengan bubuk kinako dan sirup gula merah untuk mempermanis rasa mochi tersebut. Namun, Anda juga dapat memakan mizu Shingen mochi langsung karena sudah berisi gula. Jika anda tertarik untuk mencoba keunikannya, Anda dapat mencoba mizu Shingen mochi di toko-toko Kinseiken di Daigahara dan Nagasaki. Mereka hanya tersedia pada akhir pekan dan cepat habis. jadi pastikan untuk datang lebih awal di pagi hari, sebaiknya sebelum jam 10 pagi ya!


Like it? Share with your friends!

Aziz Hakim S

Awalnya tidak mengenal tentang Jepang, karena kebudayaan yang unik, saya jadi mencintainya.

0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Choose A Format
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
%d bloggers like this: