Seni Budaya Jepang – Festival Api Kurama adalah festival lokal yang dilakukan oleh penduduk desa Kurama yang dalam acaranya melibatkan unsur kekuatan dan keberanian dari para pemuda desa dengan membawa sebuah obor api yang besar. Festival yang sering disebut Kurama-no-Himatsuri ini adalah perayaan untuk menghormati Kuil Kurama Yuki-jinja yang berlangsung pada pertengahan hingga akhir Oktober. Festival ini termasuk salah satu dari tiga festival besar di Kyoto, selama festival berlangsung desa Kurama yang berada di pegunungan akan menyala terang dengan ratusan obor, menciptakan pemandangan yang benar-benar megah dan unik di malam hari.

Keunikan Dari Festival Api Desa Kurama Prefektur Kyoto

image : regex.info

Desa ini secara teknis masih bagian dari prefektur Kyoto tetapi karena lokasinya yang cukup jauh sehingga kira-kira akan memakan waktu sekitar satu jam perjalanan dari pusat kota, lebih tepatnya terletak di lembah sempit di pegunungan sebelah utara kota. Festival ini menghidupkan kembali sebuah upacara yang pernah diadakan pada tahun 970 untuk menyambut Kami(Dewa) dari kuil ke desa tersebut.

Simak Juga : Fukuro Matsuri Sebuah Festival Meriah Dalam Distrik Ikebukuro

Keunikan Dari Festival Api Desa Kurama Prefektur Kyoto

image : regex.info

Selain parade obor festival ini juga dimeriahkan oleh beberapa mikoshi. Ketika festival ini berlangsung akan dimulai pada sore hari dengan pencahayaan obor di depan rumah-rumah warga desa. Anak-anak dengan obor lebih kecil melakukan parade lebih dahulu dengan pendampingan orang tua mereka, yang kemudian diikuti oleh remaja dengan obor yang jauh lebih besar, hingga akhirnya para warga-warga yang berpengalaman akan membawa obor besar yang beratnya sekitar 100 kilogram atau 220 pon.

Jika anda berdiri cukup dekat, anda akan merasakan panasnya obor-obor ini. Puncak dari festival ini adalah membawa mikoshi ke jalan gunung menuju ke Kuil Yuki-jinja. Ini adalah tugas yang secara fisik menantang dan agak berbahaya karena posisi tujuan yang menanjak. Selama festival berlangsung juga banyak rumah-rumah warga sekitar yang menampilkan pusaka keluarga mereka dari jendela rumah seperti baju besi samurai yang masih terawat, acara lokal ini juga ditargetkan untuk menarik pengunjung domestik maupun internasional.

Keunikan Dari Festival Api Desa Kurama Prefektur Kyoto

image : regex.info

Keunikan Dari Festival Api Desa Kurama Prefektur Kyoto

image : japan-talk.com

Keunikan Dari Festival Api Desa Kurama Prefektur Kyoto

image : japan-talk.com

Dalam beberapa tahun terakhir, acara ini sukses menarik banyak pengunjung, dengan kondisi desa yang tidak begitu besar membuat ramainya pengunjung dapat menyebabkan hal-hal yang tidak diinginkan, jalan-jalan di desa ini memang tidak sebesar kota-kota lainnya oleh karena itu pihak panitia atau penyelenggara meminta para pengunjung untuk dapat tertib ketika menghadiri festival ini. Seperti kebanyakan festival di Kyoto ini lebih mengarah pada sebuah acara budaya daripada pesta rakyat.

Akses

Festival berlangsung di desa kecil di sekitar stasiun Kurama yang dapat ditempuh sekitar satu jam dari pusat Kyoto. Festival dimulai sekitar jam 6 sore, penyelenggara merekomendasikan para pengunjung untuk datang lebih awal sebelum acara dimulai. Kereta api yang melayani Kurama Station akan lebih dikhususkan saat hari festival.

%d bloggers like this: