Berita Lifestyle Jepang – Apakah anda memiliki pekerjaan paruh waktu (Arubaito) di Jepang, dan apakah anda sudah tahu cara berhenti dengan sopan ?

Mungkin anda tidak akan terus bekerja paruh waktu dalam jangka yang panjang, dan suatu hari pasti akan menghadapi hari dimana ketika anda harus memutuskan untuk berhenti.

Ini Dia 4 Cara Sopan Berhenti Dari Perkerjaan Paruh Waktu (Baito) Anda Di Jepang

fastjapan

Simak Juga : Pertarungan Antara Pengantar Domino Pizza Dengan Angin Topan Di Jepang

Jika anda tidak tahu caranya yang tepat untuk resign (berhenti), anda dapat menimbulkan  masalah untuk diri anda sendiri, di artikel ini Artforia akan memberikan tips 4 hal yang perlu anda ketahui jika anda berkeinginan berhenti dari pekerjaan paruh waktu tanpa menimbulkan masalah.

1. Kapan Anda Harus Memberi Tahu Bos Anda ?

Pertama-tama, meskipun secara aturan mengharuskan anda memberi tahu atasan anda dua minggu sebelum berhenti, sebagian besar perusahaan mengharuskan anda memberi tahu atasan anda selambat-lambatnya setidaknya satu bulan sebelumnya, Jika anda memberi tahunya kurang dari satu bulan sebelumnya, mungkin sulit bagi mereka untuk menemukan pengganti anda tepat waktu. Alangkah baiknya anda memberitahu dua bulan sebelumnya.

Namun aturan bervariasi menurut perusahaan, jadi harap periksa kembali sebelum anda membuat keputusan ketika anda meminta atasan anda untuk diskusi, anda harus memilih waktu ketika dia memiliki waktu kosong, jika tidak pastikan waktu yang tepat.

Diharapkan anda tidak memutuskan waktu sendirian, itu tidak sopan, penting bagi anda untuk membiarkan bos anda memilih waktunya.

2. Bagaimana Cara Memberi Tahu Bos Anda ?

Walaupun sulit untuk mengatakan keinginan untuk resign dari pekerjaan part-time anda secara langsung, anda tidak boleh menyampaikannya melalui email, media sosial, atau panggilan telpon untuk berhenti karena sangat kasar.

Ini Dia 4 Cara Sopan Berhenti Dari Perkerjaan Paruh Waktu (Baito) Anda Di Jepang 4

japantimes

Memang pengguna internet dan media sosial saat ini sudah menjadi hal yang sangat umum, terutama di masyarakat Jepang, dan khususnya bagi anak muda di Jepang, dan semakin banyak orang yang mulai menggunakan layanan ini untuk menyampaikan bahwa ia akan berhenti dari perkerjaan paruh waktu mereka. Nah karena hal tersebut menjadi sebuah masalah yang besar dalam masyarakat Jepang.

Jika bos anda memang terlalu sibuk untuk meluangkan waktu untuk anda, mintalah secara baik-baik untuk ijin menghubungi boss anda melalui telepon, tetapi jangan beri tahu anda ingin berencana untuk berhenti, katakan saja, anda ingin dia meluangkan waktu untuk mendiskusikan sesuatu hal yang sangat penting.

3. Alasan Buruk Untuk Berhenti Dari Pekerjaan Paruh Waktu Anda.

Jika anda tidak memberikan alasan yang jelas mengapa anda ingin keluar dari pekerjaan anda, boss anda dapat membujuk anda agar tidak berhenti, jadi anda harus benar-benar memberikan alasan yang membuat pertimbangan berat kepada bos anda.

Jika anda mengatakan alasannya adalah karena anda tidak puas dengan kondisi dan situasi kerja, atasan anda masih dapat membujuk anda untuk tidak berhenti, karena ia akan berusaha memperbaikinya.

Beberapa contoh buruk alasan untuk berhenti dari pekerjaan paruh waktu, sebagai berikut :

  1.  Karena anda mengalami masalah dengan hubungan antar manusia (Human Relation).
    Bos anda mungkin berubah pikiran dengan mengatakan bahwa anda dapat pindah ke bagian lain.
  2.  Karena penghasilannya rendah.
    Atasan anda mungkin akan berkata “Tolong tetap bekerja disini – saya akan memberikan anda kenaikan gaji.”
    JIka anda bersedia terus bekerja dengan bayaran tinggi, maka ini tidak menjadi masalah, namun jika anda benar-benar ingin berhenti, tidak peduli dengan kenaikan gaji, lebih baik mencari alasan yang lain ya guys.
  3. Berbohong dan mengatakan anda akan segera pindah tempat tinggal.
    Jika anda berbohong, dan suatu saat bertemu dengan atasan anda, akan menjadi masalah besar untuk anda.
    Mungkin tidak ada yang memperhatikan anda jika anda bekerja jauh dari rumah, tetapi ada resiko bertemu dengan rekan kerja ataupun boss anda, dan pastinya akan menjadi tidak nyaman loh.
  4.  Karena pekerjaannya membosankan.
    Jika itu memang benar, tetapi alasan tersebut terbilang cukup kasar, anda tidak boleh mengatakan alasan seperti itu, mungkin atasan anda bisa menjadi tidak senang, jadi diharapkan anda berhati-hati dalam memilih kalimat.

4. Alasanya yang disarankan untuk berhenti dari pekerjaan paruh waktu anda.

JIka anda ingin benar-benar berhenti, kami sarankan anda membuat alasan yang terakit dengan urusan pribadi anda, semisalnya di bawah ini berbagai alasan yang disarankan.

  1. Karena anda ingin melanjutkan program studi anda.
    2. Karena anda ingin punya waktu untuk belajar lisensi (lisensi apapun yang memerlukan waktu lama).
    3. Karena anda harus berpartisipasi dalam magang.
    4. Karena anda harus mulai mencari pekerjaan tetap.
    5. Karena anda ingin lebih berkonsentrasi pada aktivitas klub anda.
    6. Karena anda berencana untuk pindah (jangan berbohong ya)
    7. Karena ada urusan keluarga yang sangat penting.

Jika anda menggunakan alasan yang disarankan seperti di atas ini, bos anda pasti tidak akan bisa membujuk anda untuk mempertahankan pekerjaann itu.

Ini Dia 4 Cara Sopan Berhenti Dari Perkerjaan Paruh Waktu (Baito) Anda Di Jepang 3

gaijinpot

Pilih alasan dari daftar di atas, kemudian berbicaralah kepada atasan anda, dengan cara berikut :

“Saya meminta kepada anda untuk meluangkan waktu untuk saya hari ini, karena saya berencana ingin berhenti pada akhir bulan depan, saya tidak punya cukup waktu untuk studi saya, Mari kita bahas hari apa yang akan menjadi hari terakhir saya dan apa saja yang harus saya lakukan sebelum hari terkahir saya ? Terima Kasih”

Simak Juga : Sebanyak 930.000 Remaja Jepang Kecanduan Internet

Cara terbaik untuk berhenti adalah meminta bos anda untuk memilih hari terakhir anda bekerja daripada memutuskan sendiri. selain itu kami sarankan bertanya secara spesifik tentang apa yang perlu anda lakukan sebelum anda pergi. Jika anda bertanya dengan cara ini, maka bos anda dapat merencanakan jadwal dan bersiap untuk mencari pengganti anda.

Kesimpulannya, dengan melakukan hal-hal ini anda akan dapat berhenti dari pekerjaan paruh waktu anda dengan lancar dan bos anda akan dapat memahami situasi anda dengan baik.

Silahkan coba saran-saran ini sehingga anda dapat berhenti dari pekerjaan paruh waktu anda tanpa kesulitan dan penyesalan.

 

%d bloggers like this: