Berita Lifestyle Jepang – Sedikitnya ada 100 pohon bambu di distrik Arashiyama di Kyoto telah dirusak oleh sejumlah turis, yang dimana turis-turis tersebut mengukir nama atau inisial mereka pada batang-batang bambu, tampaknya mengukir nama dan inisial mereka, hal ini langsung disampaikan oleh pihak pengelola tempat-tempat wisata yang populer di Jepang.

Hutan Bambu Arashiyama Dirusak Sejumlah Turis Asing

image : the-japan-news.com

Ukiran nama atau inisial yang terdapat pada bambu-bambu tersebut merupakan huruf-huruf bahasa asing, seperti huruf abjad dan juga tulisan Hangul. Menurut laporan yang ada jumlah ukiran-ukiran ini semakin meningkat pesat sejak bulan April lalu.

Simak Juga : 3 Aplikasi Handphone Terbaik Untuk Belajar Bahasa Jepang Tingkat Dasar

Hutan Bambu Arashiyama Dirusak Sejumlah Turis Asing

image : misadventuresmag.com

Seorang pejabat kota Kyoto juga menyatakan bila para pengunjung mungkin mengukir nama mereka untuk memperingati perjalanan liburan mereka ke Jepang, tetapi tentunya hal ini dapat merugikan pengunjung lain karena merusak pemandangan hutan bambu yang indah dengan banyaknya ukiran-ukiran tersebut. Lokasi hutan bambu Arashiyama memang merupakan salah satu lokasi wisata yang populer bagi wisatawan untuk menikmati suasana tradisional negeri sakura ini.

Beberapa tanggapan kecewa juga disampaikan oleh sejumlah netizen Jepang maupun negara lain, pernyatan dari Megumi Nakamura yang merupakan pengunjung lokal dari prefektur Osaka juga mengaku sangat kecewa dengan tindakan para turis asing ini dirinya mengatakan “Sangat menyedihkan bahwa coretan-coretan tersebut merusak keindahan bambu yang berharga”.

Semoga dengan adanya teguran ini dan juga kekecewaan yang besar dari banyak pihak membuat para pengunjung dan juga wisatawan lainnya tidak melakukan hal seperti ini, untuk menikmati liburan yang menyenangkan dan membuatnya berkesan tidak memerlukan tindakan seperti itu.

Source : Kyodo News

%d bloggers like this: