artforia.comBerita Travel Jepang – Pulau Hantu Jepang ini menjadi tujuan para pencari misteri dunia. Memiliki luas 6,3 hektar, Pulau Hashima merupakan salah satu dari 505 pulau tak berpenghuni di Prefektur Nagasaki. Pulau ini lebih populer dengan nama Gunkanjima (Pulau Kapal Perang) karena jika dilihat dari atas, bentuknya mirip dengan kapal perang. Pulau ini dihuni antara tahun 1887 hingga terakhir pada tahun 1974, dahulu pulau ini sangat ramai penduduknya namun sejak pertambangan ditutup Tahun 1974 pulau ini seperti mati karena ditinggal semua penduduknya.

Baca Juga : Rekomendasi Onsen Terbaik Daerah Okuhida Prefektur Gifu

Sebuah dewan penasehat di bawah Badan Urusan Budaya merekomendasikan kementerian pendidikan mendaftarkan reruntuhan tambang batubara itu sebagai sebuah Situs Bersejarah Jepang. Tambang batubara Takashima beroperasi di tiga pulau ‘Hashima, juga dikenal sebagai Gunkanjima (Battleship Island), Takashima dan Nakanoshima’ antara akhir Periode Edo (1603-1867) dan Era Showa (1926-1989). Hashima berada sekitar 20 kilometer di sebelah barat daya Pelabuhan Nagasaki. Cadangan batubara di pulau seluas 6,3 hektar itu membantu menopang proses modernisasi bangsa Jepang. Pada puncaknya, pulau tersebut memiliki populasi lebih dari 5.000 jiwa. Reruntuhan tambang batubara di Hashima dan Takashima juga terdaftar sebagai bagian dari Situs Jepang Revolusi Industri Meiji: Kyushu-Yamaguchi dan Daerah Terkait. Pemerintah pusat merekomendasikan pulau-pulau itu untuk masuk ke dalam daftar dalam upaya untuk mendapatkan penunjukan sebagai situs Warisan Budaya Dunia UNESCO.

artforia.com

artforia.com

Meskipun terbengkalai, bukan berarti dibebaskan untuk  berkunjung ke dalamnya. Pemerintah menutup kawasan tersebut untuk publik selama 35 tahun dan kemudian dibuka lagi pada tanggal 22 April 2009. Ada rumor yang beredar tentang seorang nelayan yang pernah mengantarkan seorang haikyoist berkunjung ke pulau tersebut kemudian lisensinya dicabut. Haikyoist yang bersangkutan kemudian dideportasi ke negara asalnya setelah 30 hari dipenjara. Namun, belum ada bukti secara jelas akan berita tersebut apakah sungguh terjadi atau tidak. Untuk kalian yang ingin berkunjung, berikut lima operator yang menyediakan jasa tur menggunakan perahu ke sana:

Yamasa-Kaiun

Takashima Kaijou

Gunkanjima Concierge

Gunkanjima Cruise Co. Ltd.

private service

Nomor 1-4 untuk keberangkatan dari Pelabuhan Nagasaki, sedangkan nomor 5 berangkat dari Semenanjung Nozomaki. Dikarenakan cuaca yang ekstrim, maka pengunjung per tahunnya hanya kurang dari 160 orang saja. Perjalanan ke Gunkanjima memakan waktu sekitar 50 menit dari pelabuhan Nagasaki. Pada tahun 2010, perjalanan memakan biaya 4.000 yen untuk kapal dan 300 yen untuk berlabuh di Dermaga Gunkanjima.

%d bloggers like this: