DIY&Craft – Furoshiki (風 å‘‚ æ•·) adalah jenis kain pembungkus tradisional Jepang yang biasa digunakan untuk mengangkut pakaian, hadiah, atau barang lainnya. Ketika dahulu orang Jepang kuno sering sekali menggunakan kain Furoshiki untuk membungkus barang-barangnya atau juga untuk membungkus hadiah-hadiah yang akan mereka berikan. Kain Furoshiki sendiri memiliki pola desain yang sangat beragam seperti pola kain batik yang menjadi kesenian khas Indonesia dimana Furoshiki juga memiliki pola desain yang sangat khas Jepang.

Kali ini artforia akan memberikan anda informasi mengenai panduan membuat Furoshiki anda sendiri yang tentunya tidak terlalu sulit untuk dilakukan.

Simak Juga : Membuat Tas Ransel Lucu Domo Kun

Furoshiki Kain Pembungkus Tradisional JepangSeperti yang kita sudah ketahui, sebuah furoshiki bisa jadi indah dan fungsional. Sangat cocok untuk membawa bekal makanan anda ataupun beberapa benda kecil, teknik pembungkus yang ramah lingkungan yang sangat kental dengan budaya Jepang ini sangat cocok untuk siapa saja!.

Membuat furoshiki sebenarnya tidak sulit tetapi terdapat 2 langkah awal yang mungkin akan membuat anda bingung yaitu adalah yang pertama adalah menentukan kain jenis apa yang digunakan untuk Furoshiki anda dan yang kedua menentukan ukuran kain yang mau dibuat. Membuat furoshiki dengan berukuran 50 cm x 50 cm sangat cocok untuk membungkus bento / makan siang atau hal-hal kecil lainnya. Jika Anda ingin membungkus botol anggur atau membuat furoshiki yang berfungsi sebagai tas dengan memotong ukuran kain lebih besar.

Furoshiki modern bisa dibuat dari berbagai jenis kain, termasuk kain sutra, chirimen, cotton, rayon, dan nilon. Furoshiki sering dihiasi dengan desain tradisional atau shibori. Tidak ada satu set ukuran untuk furoshiki, mereka bisa berkisar dari ukuran tangan sampai lebih besar dari seprai tidur. Ukuran yang paling umum adalah 45 cm (17,7 inci) dan 68-72 cm (26,7-28,3 inci).

Tahap membuatnya.

Furoshiki Kain Pembungkus Tradisional JepangFuroshiki Kain Pembungkus Tradisional Jepang

1. Potong persegi kain yang anda telah tentukan. Pemilihan kain adalah menjadi hal utama dalam membuat Furoshiki dan memilih kain yang memiliki desain Shibori adalah hal yang tepat untuk mendapatkan sentuhan tradisional Jepang. Kebanyakan orang memilih kain yang tipis namun kuat.

2. Setelah menyiapkan kain yang dipotong persegi maka anda tinggal melakukan pengerjaan pada bagian pinggir kain dengan melipat tepi kain sebesar 1/4 inci ke sisi yang berlawan pada setiap sudutnya, dan kemudian tekan. Lipat lagi 1/4 inci bagian pinggir kain lainnya

3. Untuk menggabungkan setiap sudutnya, buka lipatan pada ujung-ujung kain dan potong sudut diagonal melintasi garis lipatan kedua. Kemudian lipat tepi baru yang telah dipotong ini secara diagonal 1/4 inci, dan tekan. Lipat kembali pada tepi lurus kain untuk membentuk siku.

4. Setelah itu tentu kain Furoshiki anda siap untuk digunakan dengan melakukan beberapa lipatan untuk membungkus barang-barang anda. Anda dapat melihat banyak panduan membungkus yang bagus dan indah pada beberapa video tutorial di website-website.

%d bloggers like this: