Kuliner Jepang – Memakan Serangga adalah tradisi dari kebanyakan masyarakat di negara Asia, tidak hanya Thailand dan China saja negara di Asia yang dimana masyarakatnya mengkonsumsi serangga sebagai menu makanan mereka, di Jepang tradisi ini juga dilakukan di daerah tertentu. Meski sebagian besar wilayah Jepang memang dipenuhi oleh hidangan seafood, namun hidangan dari serangga di beberapa wilayah seperti di Yokohama tidaklah jarang ditemukan.

Fenomena Tradisi Makan Serangga Di Jepang Yang Hadir Sejak Jaman Edo
image : tofugu.com

Menurut catatan sejarah yang ada, tradisi memakan serangga ini telah ada di Jepang bahkan sejak jaman Edo. Rata-rata mereka yang mengkonsumsi serangga ini adalah para keluarga petani, namun ketika masa Perang Dunia II, tradisi ini secara tiba-tiba menyebar ke seluruh wilayah Jepang karena ketika itu krisis makanan cukup menghantui banyak masyarakat dan serangga adalah salah satu sumber makanan yang mudah untuk didapat waktu itu. Tetapi setelah periode perang dunia usai, pilihan makanan lain mulai bermunculan dan populasi serangga mulai menurun akibat seringnya penggunaan racun-racun serangga atau pestisida, sehingga menyebabkan tradisi mengkonsumsi serangga mulai menurun sejak saat itu.

Tetapi tradisi itu tidak hilang, beberapa masyarakat di beberapa daerah di Jepang kini masih terlrihat mengkonsumsi serangga.

Simak Juga : Hada Hiroshi Pria Asli Asal Jepang Yang Menjual Takoyaki Lezat Dengan Harga Murah Di Solo !


Alasan Orang-Orang Memakan Serangga

Tidak hanya karena rasanya yang dikatakan lezat, tetapi serangga juga mengandung beberapa kasiat yang berguna untuk kesehatan. Banyak peneliti mengatakan bahwa tekstur daging serangga yang unik karena banyaknya kandungan nutrisi yang ada di dalamnya.

Fenomena Tradisi Makan Serangga Di Jepang Yang Hadir Sejak Jaman Edo
image : japantimes.co.jp

Nutrisi Tinggi Dengan Biaya Murah : Menurut Organisasi Pangan dan Pertanian Perserikatan Bangsa-Bangsa atau disingkat FAO, serangga menawarkan jumlah protein yang sama seperti daging babi, unggas dan kambing dengan mengkonsumsinya dua hingga empat kali lipat.

Pertumbuhan Yang Cepat : Serangga dapat tumbuh dengan cepat, sementara hewan Sapi membutuhkan setidaknya dua atau tiga tahun untuk dewasa sebelum mereka layak untuk dikonsumsi, sebagian besar serangga membutuhkan waktu kurang dari enam bulan untuk mencapai ukuran dewasa, sehingga ini dapat memproses waktu produksi dan konsumsi.

Manfaat Kesehatan : Menurut organisasi FAO menyatakan sebagian besar serangga memiliki kandungan lemak, protein, vitamin, serat, dan mineral yang tinggi sehingga bisa menjadi sumber makanan sehat.

Memberikan Umur Panjang : Memang belum terbukti secara ilmiah, namun secara teori melihat nutrisi yang diberikan oleh serangga tersebut membuat banyak masyarakat-masyarakat lokal mempercayai bila mengkonsumsi serangga dapat memperpanjang umur seseorang, ini juga diikuti dari data Prefektur Nagano yang tercatat masyarakatnya paling banyak memakan serangga di Jepang, dan juga menjadi prefektur yang harapan hidupnya paling tinggi di Jepang.

Shoichi Uchiyama, Koki Serangga Terkenal Dari Jepang

Jika membahasa hidangan serangga yang lezat, maka nama Shoichi Uchiyama selalu hadir. Dirinya merupakan seorang koki serangga yang terkenal di Jepang dan juga salah satu pimpinan dari gerakan mengkonsumsi serangga dari Nagano. Dirinya telah berpartisipasi dalam penelitian tentang kuliner serangga sejak tahun 1999 dan dirinya juga telah merilis banyak buku-buku panduan untuk memasak atau mengolah serangga. Bahkan dirinya sempat mengadakan acara khusus bertemakan ini.

Resep Hidangan Serangga Khas Jepang

Olahan masakan serangga memang berbeda-beda di setiap negara, begitu juga dengan Jepang, dengan bumbu-bumbu khasnya mereka menciptakan berbagai hidangan tradisional Jepang dengan bahan utama serangga, namun sebelum memutuskan untuk mencoba memakan serangga, kamu juga harus mengetahui apakah kamu memiliki sebuah alergi terhadap makanan tertentu, jika kamu alergi dalam mengkonsumsi kepiting dan udang, sangat disarankan jangan mengkonsumsi serangga, karena daging serangga juga memiliki kandungan tropomiosin yang dapat menyebabkan reaksi alergi.

BEE LARVAE OMURICE RECIPE

Fenomena Tradisi Makan Serangga Di Jepang Yang Hadir Sejak Jaman Edo
image : tofugu.com

Bahan Yang Digunakan (4 Porsi)

Ketchup Rice:

  • 12 oz beras
  • ½ bawang
  • 1 bouillon cube
  • 1 sendok makan kecap
  • ½ sendok makan saus Worcester
  • 3 ½ oz Japanese hornet larvae atau pupae

Omelette:

  • 2 butir telur
  • ½ sendok makan mayonnaise
  • 1 sendok makan mentega

Topping:

  • 16 Japanese hornet pupae

Cara Memasak

Cuci beras dan taruh beras di dalam rice cooker nasi dengan air. Potong bawang, tambahan bouillon cube, kecap, dan saus Worcester yang telah disiapkan. Taruh bawang dan larva di atas beras, mulai masak berasnya.

Setelah nasi matang, tambahkan saus tomat dan aduk. Sesuaikan rasa dengan garam dan merica.

Untuk membuat telur dadarnya, campur telur dan mayones yang telah disiapkan, kemudian panaskan wajan di atas api sedang dengan mentega dan tuangkan telur yang telah dicampuri mayones tersebut sebelum mentega cair sepenuhnya.

Tutupi nasi dengan telur dadar yang telah kamu buat, tambahkan juga larva lebah yang telah direbus dan dibumbui dengan garam dan merica. Tambahkan saus tomat, jika diinginkan.

Mesin Penjual Otomatis Khusus Serangga

Fenomena Tradisi Makan Serangga Di Jepang Yang Hadir Sejak Jaman Edo
image : nextshark.com

Jika kamu terlalu malas untuk mengolahnya sendiri kamu bahkan dapat menemukan sebuah mesin penjual otomatis yang menjual beberapa hidangan serangga siap makan di Jepang, di taman Inokashira kota Tokyo, disana terdapat mesin penjual otomatis yang menjual hidangan serangga dengan dua macam pilihan yaitu.

  • Hanakuyoujirushi Rice Grasshopper Kanroni hanakuyoujirushi inago kanroni 花九曜印いなご甘露煮 (900 yen)
  • Hanakuyoujirushi Brand Bee Larvae hanakuyoujirushi hachinoko hanakuyouni 花九曜印蜂の子花九曜煮 (2,300 yen)

Jenis-Jenis Serangga Yang Umum Dikonsumsi Di Jepang

Belalang Padi いなご

Fenomena Tradisi Makan Serangga Di Jepang Yang Hadir Sejak Jaman Edo
image : gaijinpot.com

Belalang padi atau dalam bahasa Jepangnya Inago 稲子, adalah salah satu serangga yang umum dikonsumsi di Jepang dan bahkan tidak hanya di Jepang tetapi juga di beberapa negara lainnya. Mereka merupakan hama untuk tanaman padi, sehingga sangat sering masyarakat atau petani menangkapnya dan menjadikan mereka makanan. Namun populasinya sekarang mulai menurun karena penggunaan racun serangga, sehingga banyak beberapa pihak yang ingin membudidayakan mereka secara khusus. Inago biasanya umum diolah menjadi Tsukudani, dengan rasa yang manis dan asing serta gurih membuat banyak orang ketagihan.

Larva Lebah 蜂の子

Fenomena Tradisi Makan Serangga Di Jepang Yang Hadir Sejak Jaman Edo
image : gaijinpot.com

Larva Lebah atau Hachinoko 蜂の子 merupakan hidangan serangga yang sedikit lebih jarang ditemukan, kamu dapat menemukan larva lebah di toko-toko online besar seperti Amazon atau mesin penjual otomatis, namun harga mereka biasanya lebih mahal dari Inago. Mereka masih mirip dengan belatung, memiliki tekstur yang kenyal dan lembek, larva lebah juga memiliki sebutan yang berbeda-beda di beberapa wilayah Jepang, di Nagano mereka disebut Sugara がら, Sugaru すがる, atau Sugare すがれ. Di Gifu mereka disebut Hebo へぼ. Biasanya serangga ini diolah dengan nasi yang disebut Hebomeshi へぼめし.

Pupa Sutra 蚕のさなぎ

Fenomena Tradisi Makan Serangga Di Jepang Yang Hadir Sejak Jaman Edo
image : gaijinpot.com

Sejarah tentang Kaikonosanagi 蚕のさなぎ atau pupa ulat sutra ini telah tercatat dalam Kojiki 古事記 sebuah buku sejarah tertua. Mereka adalah satu-satunya hewan yang tidak dapat bertahan hidup tanpa campur tangan manusia. Pupa sutra juga sering dikonsumsi di China dan Korea. Seperti serangga lainnya, kepompong sutra ini sangat bergizi. Orang bisa mengkonsumsinya untuk menggantikan protein dari daging sapi atau babi. Bahkan ada yang mengatakan bila nutrisi dari tiga kepompong saja sama dengan satu telur ayam.

Dahulu Pupa atau kepompong sutra ini sangat umum dikonsumsi di Jepang, namun setelah perkembangan jaman, mungkin sekarang hanya Prefektur Nagano saja tempat yang dapat kamu temukan hidangan ini di Jepang.


Itulah fakta-fakta menarik dan pembahasan tentang tradisi mengkonsumsi serangga di Jepang, semoga dapat memberikan kamu sebuah informasi yang bermanfaat!.

Source : Tofugu

 Tulis Artikel

Like it? Share with your friends!

Kira Nakayama 秋本健太
Currently working at Artforia.

0 Comments

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.