Seni Budaya Jepang – Ama (海人, perempuan 海女 atau pria 海士), Merupakan sebutan untuk para penyelam di Jepang, untuk daerah Okinawa terdapat sebutan tersendiri yaitu Uminchu atau juga Kaito untuk sebutan pada daerah Semenanjung Izu) adalah penyelam, sejak dulu profesi ini telah dilakukan oleh masyarakat Jepang jauh sebelum adanya teknologi-teknologi menyelam yang modern dan mereka terkenal dalam mengumpulkan beberapa sumber laut seperti mutiara, kerang, lobster, gurita dan masih banyak lagi namun umumnya adalah mencari mutiara karena harga jualnya sangat tinggi.

Fenomena Penyelam Tradisional Wanita Jepang Yang Disebut Ama

image : japantimes.co.jp

Simak Juga : 3 Bencana Gempa Terparah Yang Pernah Dialami Jepang

Fenomena Penyelam Tradisional Wanita Jepang Yang Disebut Ama

image : japan-talk.com

Yang unik dari sebuah Ama adalah mayoritas profesi ama dilakukan oleh seorang wanita, karena lebih banyak wanita yang melakukannya Ama juga memiliki arti sebagai “Wanita Laut”. Dalam catatan sejarah juga menyatakan bila dulu hanya para wanita saja yang melakukan profesi ini dan secara historis di Jepang para wanita dipercaya lebih baik dalam hal menyelam daripada pria karena dilihat dari bentuk tubuh dan pernafasan, sosok Ama sering dijadikan sebuah sampul dalam kartu-kartu post Jepang jaman dulu dan kisahnya juga sering ditampilkan pada majalah-majalah negara barat.

Fenomena Ama memang sangat menarik perhatian terutama ketika dulu karena melihat seorang wanita dapat sanggup menyelam kedalam laut hanya menggunakan sehelai kain, tradisi Jepang meyakini bila praktek profesi ini telah berusia kurang lebih 2000 tahun, pada saat ini Ama juga masih sering terlihat namun menggunakan baju renang dan beberapa perlengkapan renang.

Fenomena Penyelam Tradisional Wanita Jepang Yang Disebut Ama

image : scubakim.com

Setiap Ama memiliki perlengkapan dan penampilan yang berbeda-beda disetiap wilayah, dulu para wanita yang berprofesi menjadi Ama dapat melakukan pekerjaan ini sampai tua, dan biasanya para penyelam Ama yang berpengalaman bisa menyelam lebih lama daripada yang muda. Tentu para wanita Ama tidak hanya bergantung pada profesi mereka sebagai penyelam namun biasanya ada yang bekerja juga pada sebuah pertanian.

%d bloggers like this: