Seni Budaya Jepang – Apa itu Byobu?? Byobu adalah dinding lipat Jepang yang biasanya digunakan atau berfungsi untuk membagi sebuah ruangan besar pada sebuah rumah di Jepang untuk untuk memberikan privasi. Biasanya dinding-dinding lipat ini dihiasi dengan seni seperti lukisan alam atau sebuah seni shodo kaligrafi. Byobu telah dibuat di Jepang sejak abad ke-7 dan beberapa dianggap sebagai karya seni yang tak ternilai harganya.

Dinding Lipat Tradisional Jepang Yang Disebut Byobu

image : seizan-kippu.com

Simak Juga : 5 Klan Terkuat Jepang Selama Periode Sengoku Jidai

Dinding Lipat Tradisional Jepang Yang Disebut Byobu

image : kurayaantiques.com

Rumah-rumah Jepang secara historis rendah privasi dengan ruangan-ruangan yang terganung dengan dinding fusuma dan shoji. Sehingga kehadiran Byobu sangat dibutuhkan kala itu. Rumah-rumah tradisional Jepang juga dibangun dengan desain yang dapat dikonfigurasikan dengan ruangan-ruangan yang bergabung dalam berbagai pola dan tempat tidur futon yang disimpan di siang hari untuk membuat ruangan kembali luas. Byobu membuat pembagian ruangan di rumah tradisional Jepang menjadi lebih fleksibel, inilah yang menjadi alasan besar mengapa masyarakat Jepang kuno sangat membutuhkan Byobu.

Dari masing-masing era kehadiran Byobu memiliki perbedaan, Berawal dari Byobu dengan berkaki tunggal pada periode Nara (646-794) dan kemudian memasuki abad ke 8 mulai bermunculan Byobu dengan multi-panel dan digunakan sebagai perabot dalam istana kekaisaran, terutama dalam sebuah upacara-upacara penting. Byobu enam panel adalah yang paling umum pada periode Nara yang sebagian besar terbuat dari sutra dan kulit hewan. Hingga beberapa periode bentuk dari Byobu terus berubah dan berkembang hingga akhirnya pada masa modern sekarang ini, yang banyak dibuat oleh mesin pabrik, namun Byobu buatan tangan saat ini masih tersedia, terutama diproduksi oleh keluarga yang melestarikan tradisi kerajinan tradisional ini.

Dinding Lipat Tradisional Jepang Yang Disebut Byobu

image : japan-talk.com

Pada tahun 1850-an ketika Jepang pertama kali dibuka untuk perdagangan dengan negara luar, Byobu menjadi alat original Jepang yang awal paling sukses di pasar Eropa. Pada akhir abad 19 Byobu menjadi perabotan umum di beberapa kota di Eropa. Namun setelah beberapa tahun kemudian kehadiran Byobu tidak lagi begitu penting setelah desain-desain rumah modern bermunculan dengan struktur tembok dan dinding kaca, di Jepang sendiri kini Byobu lebih sering terlihat dalam sebuah acara-acara seni atau museum tradisional.

%d bloggers like this: