Berita Musik Jepang – Seperti yang telah menjadi viral beberapa hari lalu di media, dimana seorang anggota idol grub NGT48 mengalami sebuah penganiayaan, namun kasus tersebut sampai saat ini belum mendapatkan titik terang mengenai pelaku yang melakukannya, namun sebuah gerakan dari sejumlah penggemar NGT48 membuat sebuah petisi yang menyerukan sebuah pengunduran diri untuk seorang manajer teater Etsuro Imamura.

Belum Menemukan Titik Terang, Kasus Penganiayaan Maho Yamaguchi NGT48 Terus Berlanjut !

image : aramajapan

Simak Juga : Kana Nishino Putuskan Untuk Hiatus Dari Karir Musiknya !

Belum Menemukan Titik Terang, Kasus Penganiayaan Maho Yamaguchi NGT48 Terus Berlanjut !Awal petisi ini dilakukan hanya mendapatkan 2.500 tanda tangan, namun akhirnya berhasil mencapai nominal yang tidak sedikit yaitu sebanyak 53.971, terseretnya nama Imamura setelah Maho Yamaguchi selaku korban sekaligus member dari NGT48 ini menyebut namanya ketika dirinya menjelaskan bagaimana kejadian penganiayaan tersebut terjadi dan mengenai kondisi pada saat itu. Meskipun tidak dapat dipastikan bila sebuah petisi dapat memberikan efek kepada kasus tersebut, namun sukses mendapatkan daya tarik para media-media berita Jepang.

Tetapi hal tersebut ternyata menjadi sebuah kenyataan setelah sebuah informasi yang baru saja dikeluarkan oleh website resmi dari grub idol NGT48 yang menyatakan bila Etsuro Imamura tidak lagi menjabat sebagai manajer teater grub tersebut. Namun deskripsi yang diberikan tidak begitu jelas dan hanya menyatakan bila beliau akan dipindahkan, tidak ada informasi lain mengenai posisi barunya. Dalam informasi tersebut juga turut menyinggung dugaan anggota grub idol lain yang terlibat dalam mengatur serangan tersebut dengan membocorkan informasi pribadi.

Belum Menemukan Titik Terang, Kasus Penganiayaan Maho Yamaguchi NGT48 Terus Berlanjut !

image : @qc_bb

Meski Maho sempat menjelaskan bila terdapat anggota lain yang terlibat, tetapi pernyataan yang dikeluarkan oleh pihak manajemen grub hanya memfokuskan bila satu-satunya kesalahan terbesar adalah dua orang pria yang menyerang Maho. Juga terungkap sebuah surat pernyataan yang menjelaskan mengenai penanggulangan kasus tersebut.

Setelah beberapa saat dipenuhi oleh berita-berita negatif tentang insiden penganiayaan ini, sebuah berita positif hadir ketika NGT48 menginformasikan direktur baru yang merupakan seorang wanita bernama Maiko Hayakawa. Menurut informasi yang ada Maiko Hayakawa sebelumnya sempat bekerja dengan grub-grub idol lainnya seperti AKB48, SKE48 dan STU48. Hayakawa juga sempat menyatakan kepada publik bila dirinya tidak terbiasa dengan permasalahan seperti ini, tetapi berjanji untuk berbicara empat mata dengan para anggota, dimulai dari Maho untuk memahami situasi dan menyelesaikan masalah yang terjadi.

Source : Arama Japan, NGT48 Official Site

%d bloggers like this: