Berita Travel Jepang – Makanan khas Jepang memang sudah banyak yang mengetahui seperti misalnya Ramen, Sushi, Sashimi, Gyoza, Tempura, Katsu dan masih banyak lagi tetapi sepertinya tidak semua makanan khas Jepang berhasil terlihat atau populer dihadapan publik seperti yang telah disebutkan tadi, masih ada beberapa makanan khas Jepang yang masih belum banyak diketahui oleh para wisatawan-wisatawan luar yang tentunya akan menjadi hal menarik bila anda mencobanya ketika berlibur ke Jepang. Berikut ini Artforia akan berbagi 3 makanan khas Jepang yang jarang terlihat oleh publik.

Simak Juga : 3 Hal Yang Terkadang Lupa Dilakukan Ketika Berada Di Jepang

 

Horumonyaki

3 Makanan Khas Jepang Yang Jarang Terlihat PublikHorumonyaki (ホルモン焼き) adalah masakan Jepang yang terbuat dari organ dalam sapi atau babi. Kitazato Shigeo, koki restoran yōshoku (yang mengkhususkan diri pada masakan khas Barat) di Osaka merancang hidangan ini, ini awalnya berasal dari Yakiniku, adaptasi Jepang dari barbekyu Korea. Nama horumon berasal dari kata “hormon”, yang berarti “stimulasi” dalam bahasa Yunani. Nama horumon juga mirip dengan istilah dialog Kansai yaitu hōrumon (放る物), yang berarti “barang bekas”. Horumonyaki memiliki reputasi sebagai makanan pembangkit stamina tubuh. Fakta menarik tentang masakan ini adalah beberapa pelanggan mengaku tidak tahu bagian apa yang mereka makan dan itu menjadi bagian imajinasi masing-masing, yang terpenting adalah merasakan rasanya.

 

Nankotsu

3 Makanan Khas Jepang Yang Jarang Terlihat PublikNankotsu merupakan sebuah olahan masakan Jepang dengan bahan dasar tulang rawan ayam. Untuk beberapa wisatawan luar terutama para orang barat tentu tidak mengetahui bila tulang rawan ayam bisa dimakan dan memiliki rasa yang enak. Anda dapat menemukannya di restoran yakitori atau izakayas, pub Jepang. Nankotsu merupakan bagian dari masakan Yakitori namun saat ini sudah terdapat banyak macam nankotsu seperti misalnya digoreng menggunakan tepung menjadi seperti katsu sehingga sangat renyah.

 

Tororo

3 Makanan Khas Jepang Yang Jarang Terlihat PublikTororo (とろろ) adalah makanan lengket yang terbuat dari ubi jalar. Tororo tidak dimakan begitu saja namun biasanya dicampur dengan makanan lain sebagai pelengkap yang biasanya meliputi dashi, wasabi, dan bawang hijau. Jadi anda bisa menyesuaikan jumlah ini agar sesuai dengan selera favorit Anda. Di Jepang, tororo dimakan sebagai lauk, atau ditambahkan ke mie (udon atau soba). Tororo dipercaya memiliki banyak vitamin B1, vitamin C, kalsium, potasium, dan vitamin dan mineral lainnya. Texturenya memang unik tetapi rasanya tidaklah terlalu aneh untuk lidah para wisatawan asing.

 Tulis Artikel

Like it? Share with your friends!

Kira Nakayama 秋本健太
Currently working at Artforia.

0 Comments

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.